Berpotensi Hadirkan Konflik, Himapas Minta Presiden Copot Dirjen Adwil

Jumat, 24 Juni 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Aceh Singkil (Himapas) Zazang Nurdiansyah.

Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Aceh Singkil (Himapas) Zazang Nurdiansyah.

Banda Aceh, (MA) – Dilema persoalan 4 (empat) pulau di Aceh Singkil ternyata belum usai kendatipun berdasarkan hasil tim yang turun langsung ke lapangan secara jelas keempat pulau tersebut milik Aceh, namun hingga saat ini belum ada revisi atas Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor 050-145 Tahun 2022 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau, dengan mengubah status kepemilikan empat pulau, mencantumkan kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

“Sejak awal masyarakat Aceh khususnya Aceh Singkil sangat kecewa, Dirjen Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri jelas-jelas keteledoran dan tidak becusnya dalam penetapan 4 (empat) pulau itu ke wilayah Sumatera Utara. Alhasil, verifikasi faktual di lapangan menunjukkan bahwa 4 pulau itu bagian Aceh Singkil, sehingga membuktikan klaim Dirjen Adwil itu hanya omong kosong di atas kertas yang berpotensi menghadirkan konflik horizontal di masyarakat,” kata Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Aceh Singkil (Himapas) Zazang Nurdiansyah kepada media lewat rilisnya, Jum’at (24/06/2024).

BACA JUGA...  PABPDSI Aceh Singkil Dikukuhkan, Syari M. Nur: Ini Fungsi dan Peran BPD

Seharusnya, lanjut Zazang, Dirjen Adwil yang sudah jelas-jelas salah dan melukai hati masyarakat, mundur saja dari jabatannya.

Ironisnya lagi, jelas Zazang, setelah adanya hasil verifikasi faktual Dirjen Adwil yang telah jelas-jelas salah dalam hal ini malah terkesan bungkam bukan sesegera mungkin melakukan revisi sebagaimana tupoksi kerja. “Ketidakbecusan Dirjen Adwil ini membuat citra pemerintah pusat menjadi tercoreng di mata masyarakat Aceh,” ungkapnya.

Lanjutnya, Permainan apalagi yang sedang dilakonkan Dirjen Adwil, padahal sudah ada hasil verifikasi faktual yang melibatkan berbagai pihak berkompeten dan sudah sesuai undang Nomor 30 tahun 2014.

BACA JUGA...  Gubernur dan Wagub Akan Tinjau Proyek di 10 Kabupaten/Kota di Aceh

“Jika Dirjen Adwil tidak segera mengajukan revisi kepmendagri tersebut dan tetap memainkan bola panas ini maka akan semakin melukai bathin masyarakat Aceh dan khususnya Aceh Singkil,”ujarnya.

Mahasiswa dan Pemuda Aceh Singkil secara tegas meminta Presiden RI untuk mencopot Dirjen Adwil. “Secara jelas-jelas Dirjen Adwil sudah salah dalam menetapkan wilayah pulau tersebut hingga masuk ke Sumut, dan bahkan keputusan itu berpotensi menggangu stabilitas perdamaian dan keamanan karena melukai hati masyarakat Aceh,” tuturnya.

“Untuk itu, kami minta Presiden segera copot Dirjen Adwil karena terbukti tidak becus dalam bekerja sehingga berpotensi merusak kepercayaan masyarakat Aceh kepada pemerintah pusat yang sudah mulai terbangun sebelumnya,”tegasnya.

BACA JUGA...  Bebas Dari Otoritas Thailand, Gubernur Aceh Bantu Dua ABK Pulang Ke Aceh

Menurut Zazang, ketegasan Presiden RI untuk memberikan sanksi kepada pihak yang bermain-main dengan kedamaian NKRI akan mengembalikan kepercayaan rakyat kepada pemerintah.

“Kami sangat yakin dan percaya bahwa Presiden tidak pernah memerintahkan Dirjen Adwil untuk memasukkan 4 pulau itu ke Sumatera Utara, namun itu murni disebabkan oleh keteledoran karena jarang turun lapangan atau bisa jadi permainan yang bersangkutan saja,” sebut Zazang.

Atas kesalahan fatal tersebut,” kami yakin Presiden Jokowi sangat mendengarkan apa yang menjadi keluh kesah masyarakat dan akan menindak tegas pejabat yang menghadirkan kebijakan yang melukai hati masyarakat. Kebijaksanaan dan ketegasan Presiden Jokowi adalah kekuatan sekaligus harapan masyarakat,”pungkasnya.[R]

Berita Terkait

Ayah Wa Bersama Kadis PUPR Aceh Utara Tinjau Progres Pembangunan Batu Gajah di Lhok Puuk
Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor
Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi
Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan
Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara
Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga
Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Ayah Wa Bersama Kadis PUPR Aceh Utara Tinjau Progres Pembangunan Batu Gajah di Lhok Puuk

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:06 WIB

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Berita Terbaru

Bersama inventor dan jajaran redaksi perusahaan, Bupati Aceh Utara Ayah Wa bahas huntap, Kamis, (29/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Okt 2026 - 19:17 WIB

MILITER

Pulang Ke Pidie Jaya, Danrem Hadiri Maulid Raya

Kamis, 29 Okt 2026 - 17:01 WIB