Ribuan Warga China Mengungsi Akibat Banjir Besar

Jumat, 13 Agustus 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Warga China Mengungsi Akibat Banjir Besar

Mediaaceh.co.id – (Shanghai), Media pemerintah melaporkan, Akibat hujan sangat deras memutus aliran listrik dan menghancurkan rumah-rumah lima kota di provinsi Hubei, China, berstatus “siaga merah”.

Akibat peristiwa banjir besar itu hampir 6.000 warga terpaksa diungsikan.

Kementerian Penanggulangan Darurat China mengatakan, Tim penyelamat telah dikerahkan ke daerah-daerah terdampak, termasuk kota Suizhou, Xiangyang dan Xiaogan.

BACA JUGA...  Konsolidasi KOTAN, AKBP T. Ricki Fadlianshah Tegaskan Komitmen Cegah Narkoba

Kota Yicheng tercatat 400 mm curah hujan pada Kamis (12/8/21).

Tertulis sebanyak 774 waduk di Hubei telah melampaui batas peringatan banjir pada Kamis petang, Menurut media resmi China News Service.

Menurut media milik negara China Daily, Cuaca ekstrem di provinsi tengah itu telah merusak lebih dari 3.600 rumah dan 8.110 hektar lahan pertanian dengan total kerugian diperkirakan 108 juta yuan atau setara sekitar Rp239,6 miliar.

BACA JUGA...  BKKBN Aceh Jalin Kerjasama Dengan Kemenang dan Disdik Aceh

China secara berkala dilanda banjir karena ujan berbulan-bulan saat di musim panas, Tetapi otoritas telah memperingatkan bahwa cuaca ekstrem kali ini akan lebih sering terjadi akibat perubahan iklim.

Kurang lebih 80.000 warga diungsikan di provinsi selatan Sichuan akhir pekan lalu dan rekor curah hujan di Henan bulan lalu mengakibatkan banjir yang menewaskan lebih dari 300 orang.

BACA JUGA...  SAPA Desak Kejari Bireuen Usut Tuntas Temuan BPK RI di RSUD dr. Fauziah 

Menurut Badan Meteorologi China, bahwa badai petir besar kemungkinan akan berlangsung hingga pekan depan dan daerah di sepanjang sungai Yangtze rawan terjadinya banjir.

Berita Terkait

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB