Sekda Aceh Utara Tempatkan Mahasiswa Unsam KKN di 3 Kecamatan

Rabu, 8 Januari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara (MA) – Sebanyak 232 mahasiswa Universitas Samudra (Unsam) Langsa ditempatkan di 24 gampong di wilayah Kabupaten Aceh Utara untuk melaksanakan praktik Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Prosesi penempatan dan serah terima peserta KKN tersebut dilaksanakan di lapangan upacara Lhoksukon, Rabu, 8 Januari 2020, yang dihadiri oleh Sekdakab Aceh Utara Abdul Aziz, SH, MM, MH, Wakil Rektor Bidang Akademik Unsam Langsa Dr. Salman, M.Pd, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Para mahasiswa peserta KKN periode I tahun 2020 tersebut ditempatkan di 10 gampong dalam Kecamatan Tanah Jambo Aye, masing-masing di Gampong Meunasah Pantonlabu, Tanjong Ceungai, Teupin Bayu, Teupin Gajah, Tanjong Meunye, Tanjong Dalam Utara, Lhok Beuringen, Tanjong Ara, Cempeudak dan Rawang Itek.

Sementara di Kecamatan Baktiya mencakup delapan gampong, masing-masing Gampong Alue Bili Geulumpang, Alue Bili Rayeuk, Lhok Seutuy, Alue Jamok, Ceumpeudak, Alue Rambong, Maunasah Alue Ie Puteh, dan Matang Kumbang. Penempatan di Kecamatan Baktiya Barat meliputi enam gampong, masing-masing Gampong Meunasah Pante, Sampoiniet, Blang Seunong, Matang Teungoh, Blang Rheue, dan Paya Bateung.

BACA JUGA...  YARA dan Pemko Sabang Kerjasama Bantu Hukum Bagi Masyarakat Miskin

Wakil Rektor Bidang Akademik Unsam Langsa Dr. Salman, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan, peserta KKN periode I tahun 2020 ini berasal dari semua program studi yang ada di Unsam, yakni dari Fakultas Pertanian, Hukum, Ekonomi, FKIP dan Teknik. Pihaknya sebelumnya telah melakukan survei lapangan ke wilayah Aceh Utara, sehingga merasa cukup termotivasi untuk menempatkan mahasiswa KKN di daerah ini.

Pihaknya yakin para mahasiswa peserta KKN juga cukup bersemangat mengikuti kegiatan KKN di wilayah Aceh Utara, apalagi di tengah-tengah masyarakat yang sedikit banyaknya memiliki karakter berbeda dengan masyarakat Langsa. “Berbaktilah kepada masyarakat, karena mahasiswa calon sarjana haruslah dididik di tengah masyarakat sebelum nantinya mengambil ijazah sarjana. Kami harapkan kalian nantinya menjadi mahasiswa yang mandiri,” kata Salman.

BACA JUGA...  DPRK Sabang Minta Ekskutif Dapat Terus Mempertahankan WTP dan Memperbaiki Temuan BPK-RI

Pada kesempatan itu Salman juga mewanti-wanti peserta KKN untuk cerdas beradaptasi dengan masyarakat setempat. Sebagai pendatang yang masuk ke tengah-tengah masyarakat hendaklah mampu membawa diri, menyesuaikan diri dengan masyarakat gampong. “Jaga almamater dan nama baik Unsam,” tegas Salman.

Sekdakab Aceh Utara Abdul Aziz, SH, MM, MH, dalam arahannya mengajak peserta KKN untuk membangun komunikasi yang baik dengan semua stakeholder di gampong dan dengan jajaran Muspika, sehingga semua kegiatan dan program yang dijalankan oleh peserta KKN menjadi lancar dan bermanfaat bagi penduduk. “Mungkin nanti akan ditemukan perbedaan cara berpikir antara adik-adik peserta KKN dengan masyarakat setempat, tapi hal itu jangan dijadikan halangan dalam pelaksanaan KKN,” kata Abdul Aziz.

Sekda Abdul Aziz yakin para peserta KKN akan mampu beradaptasi dengan masyarakat gampong di Aceh Utara. “Jika akan dilaksanakan sesuatu kegiatan, maka koordinasikan dengan semua pihak terkait, ikuti apa yang dimaui oleh masyarakat selama hal itu masih sejalan dengan ide, gagasan dan program yang telah diarahkan dalam kegiatan KKN ini,” kata lagi Abdul Aziz.

BACA JUGA...  Tinjau Pasar Lhoksukon, Sekda Murtala: Pastikan Harga Sembako dan Daging Stabil

Lebih jauh Sekda menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada civitas akademika Unsam Langsa yang telah memilih wilayah Aceh Utara sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Kepada para Geusyik dan para Camat, Sekda Abdul Aziz mengharapkan untuk bisa membantu para mahasiswa peserta KKN di gampong-gampong, sehingga kegiatan itu dapat memberikan manfaat dan daya guna bagi masyarakat setempat.

Seusai prosesi serah terima, para peserta KKN itu langsung dijemput oleh masing-masing pimpinan dari tiga kecamatan, yaitu Camat Tanah Jambo Aye Hanifzha Putra, SSTP, MAP, Camat Baktiya Tarmizi, SE, dan Sekretaris Kecamatan Baktiya Barat Rizky Rasmana Hanafiah, SIP, MSi.

Pelaksanaan KKN tersebut akan berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 8 Januari hingga 7 Februari 2020. Pungaks Sekda Aceh Utara.(021).

Berita Terkait

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan
Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 
Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari
Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Rabu, 4 November 2026 - 08:15 WIB

Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati

Rabu, 4 November 2026 - 07:54 WIB

Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air

Minggu, 1 November 2026 - 20:54 WIB

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat terima pompa air foto bersama dengan Mendagri Tito Karnavian, Selasa (3/11).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air

Rabu, 4 Nov 2026 - 07:54 WIB