Menteri Kesehatan RI : Isu Kesehatan Menyangkut Stunting dan JKN

Bireuen (MA) – Menteri Kesehatan RI menegaskan tentang arahan Presiden RI, bahwa ada dua isu kesehatan utama yang harus diselesaikan terkait membangun SDM berkulitas, yaitu Sunting dan jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal itu, diungkapkan Menteri Kesehatan RI, DR, dr Terawan Agus Putranto, Sp, Rad (K) yang amanat tertulisnya, dibacakan Wakil Bupati Bireuen, DR H Muzakkar A gani, SH, M.Si pada Upacara Hari Kesehatan Nasional ke 55 untuk Kabupaten Bireuen, yang dipusatkan di Puskesmas Cot Ijue, Kecamatan Peusangan, Sabtu (28/12). Hadir dalam kesempatan tersebut, Kadis Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr Amir Addani, M.Kes, Direktur RSU dr Fauziah, Para Kepala Puskesmas,Para Medis, Camat Peusangan serta para penerima penghargaan, untuk katagori berprestasi dan terbaik.

BACA JUGA...  54 Tahun Impikan Jalan Bagus,Datang TNI Warga Gembira Ria

Dikatakan, selain isu utama menyangkut kesehatan utama yang harus diselesaikan, membangun SDM yang berkualitas yaitu stunting dan JKN, juga kesehatan lainnya yang juga harus diatasi, yaitu tingginya harga obat dan alat kesehatan. Selain itu, masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri. “Hal itu, menjadi fokus perhatian kita bersama untuk dapat segera diupayakan solusinya,” ujar Terawan Agus Putranto dalam amanatnya.

Menteri Kesehatan RI merilis isu-isu strategis telah dilaksanakan dan menghasilkan perbaikan, yang antara lain, menurunnya angka kematian ibu dan anak, menurunnya angka stunting, meningkatnya cakupan imunisasi serta berhasilnya pengendalian penyakit menular dengan menurunnya angka TB. “Terima Kasih dalam kurun 5 tahun angka stunting telah berhasil dirunkan hampir 10 Persen,” tegas Terawan.

BACA JUGA...  Warga Akhirnya Miliki Jalan & Jembatan Permanen Karya Satgas TMMD

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bireuen, DR H Muzakkar A Gani, SH, M.Si penghargaan doter teladan dr Eka Asriani Dewi sebagai juara II Propinsi, serta dokter teladan sebagai juara II, tingkat Kabupaten yaitu, dr Marlinda Sari (Puskesmas Kuala). Selain itu, juara III dokter gigi teladan tingkat Propinsi Aceh, drg Andri Tino Sanubari, serta juara II dokter gigi teladan tingkat Kabupaten, drg Mutia Ismail, juga menerima Penghargaan dari Wakil Bupati Bireuen.

Tenaga Kesehatan lainnya yang menerima penghargaan dari Wabub Bireun, Peringkat I, II dan III untuk tenaga keperawatan tingkat Kabupaten Bireuen masing-masing, Dian Rahmawati, AMK (Puskesmas Kota Juang), maryani (Puskesmas Gandapura), Murdani S (Puskesmas Jeunieb). Sementara Peringkat I tenaga bidan tingkat Kabupaten dan Juara I Vidio Inoivasi Kamoe Sajan Gata, Muaddah, S.SiT (Kasta Tingkat Tingkat Propinsi Aceh) dari Pukesmas Jeumpa. Juga, Nisrina AMG juara III tingkat Propinsi Aceh (Puskesmas Kuta Blang), dan peringkat II, Tenaga Kefarmasian tingkat Propinsi Aceh (Puskesmas Jumpa), Phintaku Iriany Putri Utami, Apt.

BACA JUGA...  Kebun Sawit Milik Aceh Timur, Siapa Nikmati? APH Diminta Usut Tuntas

Sementara, untuk peringkat III tenaga Kesehatan Masyarakat tingkat Propinsi Aceh, Jannatul Wardani, SKM, dan juara II, dan III tingkat Kabupaten masing-masing, Elfida, SKM (Puskesmas Peudada), Idawati (Puskesmas Kutablang) dan Cut Widyawati, peringkat I tenaga ahli teknologi Lab. Medik tingkat kabupaten (Puskesmas Kota Juang) serta Nismalinda AMKL, peringkat I, Tenaga Kesehatan Lingkungan (Puskesmas Makmur). (Maimun Mirdaz).