Angka Kematian Ibu dan Bayi di Bireuen Miningkat

Selasa, 10 Desember 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen (MA) – Sungguh miris, jika di Kabupaten Bireuen angka kematian ibu dan bayi ternyata meningkat, sehingga untuk menurunkannya, Dinas Kesehatan setempat menggelar Audit Maternal Perinatal (AMP), Senin (9/12) yang berlangsung di Aula Dinkes Bireuen, dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Ibrahim Ahmad, M. Si. Setidaknya 100 orang menjadi peserta yang terdiri dari lintas Sektor maupun Lintas Program.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr. Amir Addani M.Kes menyampaikan pada kesempatan itu, berdasarkan data yang tercatat hingga 9 Desember 2019, Kabupaten Bireuen berada pada posisi ke tiga untuk kematian ibu se Aceh, setelah Kabupaten Pidie, Aceh Timur dan Aceh Utara, serta tingkat kematian bayi, berada pada posisi satu se Aceh.

BACA JUGA...  Tambah Pengetahuan, Satgas TMMD Kodim 0207/Sml Kunjungi Warga Pengrajin Ulos

“Kasus kematian ibu sampai 9 Desember 2019, mencapai 16 kasus, serta kematian Neonatus sebanyak 93 kasus,” ungkapnya pada saat sesi pembelajaran Audit Maternal Perinatal (AMP).

Dirinya telah melakukan berbagai upaya untuk akselerasi penurunan Angka Kemtaian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). “Akan tetapi masalah AKI dan AKB masih menjadi Unfinished Business (masalah yang belum terselesaikan),” ujarnya dr Amir.

Lanjutnya, Upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi adalah Pengkajian Audit Maternal Perinatal (AMP), 2 kali setahun.

Dikatakan lagi, Sesi Pembelajaran Audit Maternal Perinatal (AMP), 2 kali setahun. Parade buku KIA serta, Pendampingan Ibu hamil oleh Kader, dibarengi Penguatan Kelas Ibu hamil dan Ibu Balita serta Penyediaan fasilitatif di Poskesdes dan FKTP selain Peningkatan Kapasltas Bidan Desa, Quockwon Pelayanan Darah, Penguatan dan Pelaksanaan Posyandu Terintegrasi. Penanganan Asfiksia pada BBL dan Kalakarya MTBS dan Evaluasi.

BACA JUGA...  Dalam Sepekan, Dandim Yakin 46 Unit RTLH akan Tuntas

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Ibrahim Ahmad, M. Si. menjelaskan, Saat ini situasi kematian ibu dan bayi di Indonesia masih berada pada kondisi yang memprihatinkan. Data menunjukkan bahwa penurunan laju kematian ibu dan bayi masih belum seperti apa yang diharapkan.

“Salah satu indikator keberhasilan sektor kesehatan dapat dilihat dari tingkat kesehatan ibu dan anak. Masih tingginya angka kematian ibu dan anak menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat,” sebut Ibrahim Ahmad.

BACA JUGA...  Sambut Tahun 2018, Ini Harapan SMSI Kepada Anggotanya

Penelusuran kematian ibu dan bayi melalui Audit Maternal Perinatal, memungkinkan tenaga kesehatan menentukan hubungan antara faktor penyebab yang dapat dicegah dan kesakitan/kematian yang terjadi.

“Dengan kata lain, istilah audit maternal perinatal merupakan kegiatan death and case follow up sehingga diperlukan dukungan dari semua pihak agar Audit Maternal Perinatal dapat dilaksanakan sesuai standar dalam rangka Akselerasi Penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Bireuen,” tegas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bireuen itu.(Juwaini/Maimun Mirdaz).

Berita Terkait

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

FEATURE

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Kamis, 3 Sep 2026 - 10:34 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:17 WIB

PERISTIWA

Dugaan Intimidasi Wartawan, Dandim: Ini Kesalahpahaman

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:07 WIB

RAGAM BERITA

HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:09 WIB