Kemunduran Sistem Demokrasi PEMIRA Unsyiah

Selasa, 3 Desember 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (MA)- Pemilihan Raya Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) merupakan ajang pesta demokrasi bagi insan akademik Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dan dilaksanakan setiap tahun menjelang akhir kepengurusannya. Selasa 3 November 2019.

Pemilihan Presiden Mahasisswa Unsyiah, Mahasiswa memilih Calon Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa dari masing-masing fakultas (DPMU). Berbeda dengan tahun sebelumnya, Pemilihan Calon ketua dan wakil BEMU pada tahun ini akan dipilih secara berpasangan langsung dengan Wakil Ketua BEMU.

Berkaca dari PEMIRA tahun tahun sebelumnya, setiap Calon Ketua dan Wakil BEMU yang ingin mencalonkan diri tidak pernah meminta rekomendasi dari Ketua BEM Fakultas. Sebagai syarat dalam mengikuti pesta demokrasi di lingkungan kampus. Akan tetapi hal tersebut tidak berlaku untuk PEMIRA tahun ini.

BACA JUGA...  Anak 7 Tahun Hilang Saat Ditinggal Di Hutan Sebagai Hukuman.

Karena sesuai dari hasil sidang umum Majelis Pemilihan Mahasiswa (MPM) Unsyiah, rekomendasi dari Ketua BEM Fakultas menjadi salah satu syarat dalam mencalonkan diri pada PEMIRA kali ini.

Dan hal ini bertentangan dengan Asas Luber Jurdil yang kita ketahui, jika ingin meletakkan rekomendasi sebagai syarat maka rekomendasi tersebut tidak dikeluarkan oleh Ketua BEM Fakultas melainkan dikeluarkan oleh Wakil Dekan III Fakultas, selaku ayah dari anak-anak fakultas itu yang diyakini akan bersikap netral dan tidak memihak pada salah satu calon pasangan kandidat.

BACA JUGA...  Bukhari Antar Bantuan H. Abdul Wachid dan TA Khalid untuk Siswa SDN 7 TJA

Dngan harapan agar setiap calon kandidat yang meminta restu rekomendasi diberikan haknya tanpa dihalang-halangi oleh pihak manapun. Karena sejatinya setiap mahasiswa memiliki hak untuk mencalonkn diri menjadi Ketua dan Wakil Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Syiah Kuala.

Salah satu anggota MPM tahun 2018 Nurul Fadhilah mengatakan, bahwa jika syarat rekomendasi diadakan itu artinya pemira kali ini sangat jauh dari kata demokrasi yang sering digaung-gaungkan oleh mahasiswa. Bahkan PEMIRA tahun ini sudah mundur dari kata demokrasi.

BACA JUGA...  'Incumbent' Kembali Pimpin Kampung Tengku Tinggi

“Saya merasa jika syarat rekomedasi diadakan dan dikeluarkan oleh Ketua BEM Fakultas, artinya demokrasi itu hanyalah omongan kosong dan bisa jadi ada permainan dari pihak-pihak tertentu. Karena kita tidak tau apakah ketua BEM akan bersifat adil dan memberikan rekomendasi kepada setiap calon yang meminta, atau bisa jadi nanti ada kepentingan pribadi dari ketua BEM fakultas sehingga orang-orang yang diberikan rekomendasi hanya orang-orang tertentu saja,” terang nurul. (R)

Berita Terkait

Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama
Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan
Pelatihan Jurnalistik di Aceh Selatan Bekali Pelajar Hadapi Persaingan Era Digital
Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri
Hardikda 2026, Aceh Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan
Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:40 WIB

Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan

Kamis, 10 September 2026 - 21:50 WIB

Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Kamis, 10 September 2026 - 21:20 WIB

Mitra MBG: Wacana Kantin Sekolah Harus Sejalan dengan Standar Gizi dan Keamanan Pangan

Rabu, 9 September 2026 - 19:31 WIB

Pelatihan Jurnalistik di Aceh Selatan Bekali Pelajar Hadapi Persaingan Era Digital

Kamis, 3 September 2026 - 09:17 WIB

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Berita Terbaru

PERISTIWA

Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam

Senin, 14 Sep 2026 - 15:05 WIB

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 Sep 2026 - 14:57 WIB

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB