oleh

‘Incumbent’ Kembali Pimpin Kampung Tengku Tinggi

KUALASIMPANG (MA) – Incumbent Datok Penghulu (Kepala Desa) Kampung (Desa) Tengku Tinggi, Arianto. Kecamatan Bendahara, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Kembali memimpin kampungnya, setelah mengalahkan rivalnya Jamali, dengan perolehan suara telah 266 dan 116 suara.

Arianto terpilih pada Pildatok, Minggu 1 Maret 2020, periode tahun 2020 – 2026 mendatang secara meyakinkan. Apalagi kepemimpinan Arianto sebelumnya menjadi catatan dan tolok ukur pembangunan kampung Tengku Tinggi.

Itu diperlihatkan Arianto, pada Pola kepemimpinannya selama ini yang cepat merespon dan tanggap terhadap warganya, serta tingginya kepedulian di bidang pembangunan desa, Arianto masih terpercaya untuk memimpin kembali Kampung Tengku Tinggi.

Baca Juga :

Polsek Tanah Jambo Aye Gelar Sosialisasi Narkoba di SMA Negeri 1

Ratusan Siswa SMAN 1 Tanah Jambo Aye Mengikuti Sosialisasi Tentang Thalassemia

Hal itu dibuktinyanya, dengan terpilihnya kembali dia pada gelar acara pemilihan Datok Penghulu Kampung Tengku Tinggi yang diselenggarakan hari ini, Minggu (01/03/20) dengan meraih suara sebanyak 266 suara.

Pada proses perhitungan suara turut dihadiri Camat Bendahara Fakhrurrazi Syamsuyar, S.STP, Danramil Bendahara Sayid Muhammad, Kapolsek Bendahara Akp Asrul Rinaldi, Perangkat Kampung Tengku Tinggi dan TKSK Bendahara Ali Usman

Hasil perhitungan suara, calon nomor 1 Jamali meraih 116 suara. Calon urut 2 Arianto meraih 266 suara. Suara yang tidak sah berjumlah 3 suara.

Pada selesai akhir perhitungan suara, sorak suara dan tepuk tangan para pendukung pun membahana setelah tahu calon yang didukungnya menang dan terpilih sebagai datok.

Baca Juga :

IMATAB Aceh Gelar TDORK di Unimal

SMSI Raih Penghargaan MURI

Arinto yang terpilih kembali sebagai Datok Penghulu Kampung Tengku Tinggi kepada mediaaceh.co.id mengatakan sangat berterimakasih terhadap masyarakat Kampung Tengku Tinggi yang masih mempercayainya memimpin Kampung kembali.

“Terimakasih saya haturkan atas kepercayaan yang masih diberikan kepada saya. Namun demikian, saat saya sudah dilantik sebagai Datok, semua warga Kampung Tengku Tinggi adalah masyarakat saya. Tidak ada rasa sakit hati saya kepada warga yang tidak memilih saya. Inilah demokrasi,” sebutnya.

Arianto juga berharap, para rivalnya serta para pendukungnya pada saat pemilihan Datok, ke depannya dapat bergandeng tangan dan bekerja sama membangun dan memajukan Kampung Tengku Tinggi.

“Pildatok selesai sudah, semua kembali seperti semula. Jangan ada yang merasa dikalahkan. Sebab dalam kompetisi kalah menang itu biasa,” ungkap Arianto. Seorang warga Dusun Datok Panglima Perang, mengaku bersyukur Pak Arianto terpilih kembali menjadi Datok .

“Saya menilai Pak Arianto masih layak dan dipercaya untuk memimpin di Kampung kami. Semoga beliau tetap amanah,”. (Syawaluddin)

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..