EKBIS  

PT Bank Aceh Syariah Bireuen Adakan Seminar Dan Workshop Tanaman Hidroponik Kepada UMKM

Bireuen, (MA) – PT Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen pada tanggal 6 – 7 November melaksanakan kegiatan Seminar dan Workshop bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM ) Kabupaten Bireuen bertempat di Aula Kantor PT. Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen,Rabu (6/11).

Pimpinan PT Bank Aceh Syariah M Hendra Supriadi pada media mengatakan kegiatan ini berbentuk pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik terhadap para pelaku UMKM Kabupaten Bireuen dengan mengangkat tema “Solusi Yang Ingin Berkebun dengan Lahan Terbatas dan Praktis” Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajak masyarakat urban Kota Bireuen agar mulai sadar terhadap pemanfaatan lahan untuk bercocok tanam, khususnya secara hidroponik dalam mendongkrat perekonomian masyarakat.

BACA JUGA...  Dubes Turkey: Aceh Punya Tempat Khusus Dalam Sejarah Dan Dihati Kami

Dikatakan, Pelatihan ini merupakan kerjasama antara PT. Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen dengan Organisasi Karang Taruna se – Kabupaten Bireuen dihadiri lebih kurang 170 orang pelaku UMKM.

“Kegiatan ini menarik karena, Tema yang diangkat merupakan hal yang masih terbilang baru dan inovatif bagi kalangan masyarakat, khususnya para Pemuda di Kota Bireuen,” kata Hendra.

Lanjutnya, belakangan ini semakin banyak masyarakat urban yang mulai bercocok tanam hidroponik sebagai suatu cara hemat untuk mendapatkan sayuran yang sehat tanpa mengandung zat kimia.

BACA JUGA...  Wakil Wali Kota Sabang Sebagai Pembina Upacara Hardikda

“Sebagian lainnya melirik peluang ini untuk dijadikan Bisnis Rumahan yang cukup profitable karena hasil yang menjanjikan dari usaha tersebut. Namun bukan berarti dalam memulai usaha ini tidak terlepas dari tantangan, khususnya pada saat investasi awal. Tapi itu semua sebanding dengan hasil yang akan diperoleh pada saat panen tiba nantinya,” sebutnya.

Hendra menjelaskan, dalam kesempatan yang sama, Pemda Bireuen menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Aceh Syariah tersebut merupakan suatu bentuk kepedulian terhadap lingkungan masyarakat maupun kepada kawula muda yang berjiwa orientasi enterpreneur (Wirausaha). Pemda Bireuen berharap hal ini dapat menjadi motivasi yang baik untuk menghadirkan wirausahawan muda di Kota Bireuen.

BACA JUGA...  3 Oktober AirAsia Layani Penerbangan Kuala Lumpur-Aceh, Ini Respons Disbudpar Aceh

Selain itu, narasumber yang dihadirkan pun sangat menarik, Indra Budiman, seorang praktisi sekaligus owner dari Green Hydro, salah satu usaha cocok tanam hidroponik yang sudah sangat berpengalaman di bidangnya. Pada pelatihan tersebut, Indra memperkenalkan sejumlah teknik budidaya hidroponik dan salah satunya yang diperagakan yaitu teknik NFT atau Teknik Lapisan Tipis Nutrisi bagi para peseta pelatihan. Pungkasnya Hendra Supardi. (Iqbal).