Wakil Wali Kota Sabang Sebagai Pembina Upacara Hardikda

Kamis, 5 September 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang (ADC) -Wakil Walikota Sabang Drs Suradji Junus, menjadi sebagai pembina upacara Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke 60 tahun 2019, yang dilaksanakan di lapangan Yos Sudarso Kota Sabang Kamis 5 September 2019.

Gubernur Aceh dalam amanatnya yang dibacakan Wakil Walikota Sabang Drs. Suradji Junus menyampaikan, Hari Pendidikan Aceh yang kita peringati setiap tahun tentu bukan hanya sekedar seremoni yang diwarnai dengan upacara belaka. Lebih dari itu, hari pendidikan ini harusnya menjadi momentum untuk mengevaluasi diri, sejauh mana pencapaian pendidikan yang kita raih selama ini.

Melalui momentum Hari Pendidikan Aceh ini pula, kita perkuat tekad untuk dapat melahirkan generasi muda Aceh yang cakap, religius, kreatif, inovatif, inventif, pekerja keras, berdaya saing tinggi, serta memiliki karakter keacehan yang kental.

Dengan generasi muda yang berkualitas, Insya Allah kita akan mampu membawa perubahan menuju “Aceh Hebat” di masa mendatang. Mengingat pentingnya pembangunan sektor pendidikan untuk membangun Aceh, maka Pemerintah Aceh menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan dalam RPJMA 2017-2022.

Melalui Program “Aceh Carong” Pemerintah Aceh bertekad untuk mewujudkan generasi Aceh yang mampu bersaing dan mengukir prestasi di tingkat nasional dan regional yang dicapai melalui pendidikan yang berkualitas., katanya.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Utara Peringati Hardikda Ke-66

Lebih lanjut dikatakan program ini bisa terwujud jika seluruh elemen masyarakat mendukung sepenuhnya terutama para pemangku jabatan yang berwenang untuk dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin dan saling bersinergi dengan lembaga terkait khususnya dalam membangun Pendidikan di Aceh.

Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Aceh tidak hanya mengalokasikan anggaran pendidikan sekitar 20 persen dari APBA, tapi juga diperkuat pula dengan dukungan dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

Kita patut bersyukur bahwa ikhtiar yang telah kita jalankan selama dua tahun lebih mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan, dimana Pendidikan Aceh telah menampakkan geliatnya di tingkat nasional, diantaranya  pada tahun 2018, sejumlah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Aceh meraih predikat terbaik pertama pada 6 kategori, prestasi ini merupakan hasil yang sangat membanggakan karena pada lomba GTK berprestasi tingkat Nasional, Aceh berhasil masuk 3 besar dari 34 Provinsi di Indonesia.

Pada tahun yang sama, Guru dan Tenaga Kependidikan di bawah Kementerian Agama Aceh juga berhasil meraih juara umum dalam Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tingkat nasional tahun 2018.

Sementara itu hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) juga menorehkan prestasi yang sangat memuaskan. Alhamdulillah Aceh di tahun ini berhasil menempati 5 besar dari 34 Provinsi di Indonesia dari sisi jumlah pelajar yang diterima di perguruan tinggi melalui jalur seleksi SNMPTN, bahkan, hampir di semua PTN terbaik di Indonesia ada pelajar dari Aceh, demikian juga pada tahun 2018 yang lalu.

BACA JUGA...  Hardikda Ke-63 di Aceh Utara Dipimpin Asisten I

Pada tahun 2018, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh juga telah mengirimkan sebanyak 10 orang siswa-siswi SMK Penerbangan Aceh termasuk Guru SMK Penerbangan untuk menjalani program magang di pabrik Pesawat Terbang Boeing yang dipusatkan pada Everett Community College di Seattle, Washington  Amerika Serikat Ini merupakan modal awal untuk mengembangkan lebih jauh sektor kedirgantaraan Aceh suatu saat nanti.

Sedangkan akhir tahun 2017 yang lalu, Pemerintah Aceh juga telah mengirimkan sejumlah guru dan siswa SMK ke PT. Innovam yang berkantor pusat di Negara Belanda untuk mengikuti Pelatihan Otomotif Multibrand bertaraf Internasional.

Pada tahun 2019 ini, hasil kelulusan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA, SMK, dan MA, Aceh mengalami kenaikan secara signifikan, terutama hasil Ujian Nasional khusus SMK, yangmana, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya Aceh berada pada posisi juru kunci yaitu urutan ke-34 dari 34  Provinsi di Indonesia, sekarang meningkat menjadi peringkat ke-27 secara Nasional.

Prestasi gemilang lainnya adalah tambah Plt Gubernur, perolehan nilai tertinggi hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA/SMK dan MA, dimana ada tiga puluh satu (31) orang siswa yang meraih nilai 100, jauh meningkat bila dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya tiga (3) orang siswa.

BACA JUGA...  Ayah Wa Dorong Pendidikan Aceh Melahirkan Generasi Islami, Unggul dan Bermartabat

Baru-baru ini Provinsi Aceh juga berhasil merebut enam gelar juara di tingkat nasional pada event Apresiasi GTK, PAUD dan DIKMAS dan memperoleh lima besar secara Nasional, dalam tahun yang sama sejumlah siswa SMA juga mempersembahkan enam medali di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN), dan empat medali dipersembahkan oleh siswa SMK pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) yang dilaksanakan di Jogyakarta.

Pemerintah Aceh siap melakukan yang terbaik dalam mendukung langkah percepatan di bidang pendidikan ini dan akan memberikan reward yang pantas kepada mereka yang berprestasi cemerlang di bidang pendidikan. Pemerintah Aceh juga telah membentuk 20 cabang dinas pendidikan di Kabupaten/Kota guna mendukung mutu pendidikan daerah, termasuk juga terus memberikan pelatihan bagi peningkatan mutu guru agar memiliki kompetensi yang tinggi., terangnya lagi.

“Harapan kami sebagai Kepala Daerah lanjutnya, dalam tiga tahun ke depan kualitas pendidikan Aceh mampu bersaing di tingkat Nasional bahkan Internasional,” harap Ir. Nova Iriansyah.(Jalal)

Berita Terkait

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah
Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama
DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi
PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Organisasi Pers Dukung Nasir Nurdin Maju Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031
Muhammad Johan Mengikuti Wisuda S3 di UPI Bandung dengan Predikat Cumlaude 
Bang Ijeck Dipercaya Jadi Sekjen MPN, Anto Genk: Selamat
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:38 WIB

DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:30 WIB

PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:17 WIB

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB