Belum Diteken Plt Gubernur, KPA: “Gimana Mau Tancap Gas?”

Rabu, 4 September 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- Kabarnya APBK Perubahan sejumlah Kabupaten/Kota, hingga saat ini belum ditandatangani oleh Plt. Gubernur Aceh. Padahal ada Kabupaten/kota yang sudah lebih 2 (dua) Minggu bahkan ada yang hampir sebulan mengajukan dokumen APBK Perubahan tersebut.

“Kemarin, waktu Pelantikan Pejabat Eselon, Plt Gubernur menyampaikan, bahwa harus tancap gas, karena sudah masuk akhir triwulan ketiga. Ini faktanya, justru Plt yang terkesan memperlambat realisasi anggaran perubahan di sejumlah Kabupaten/Kota. Kan aneh?,” Ungkap Koordinator Kaukus Peduli Aceh (KPA) Muhammad Hasbar Kuba kepada media ini, Rabu 4 September 2019.

BACA JUGA...  Dandim Meyakini 46 Unit RTLH Yang Belum Siap, Tuntas Sepekan TMMD

Plt Gubernur Aceh dinilai selama ini, terlalu banyak berbicara untuk orang, ternyata kinerja dan kebijakan Plt Gubernur yang lamban itu memperlambat pembangunan.

“Jika anggaran perubahan sejumlah Kabupaten/Kota tidak segera diproses Plt Gubernur, maka dapat dipastikan, realisasi pembangunan dan serapan anggaran akan terhambat. Di tingkat Kabupaten/Kota, anggaran perubahan tersebut sudah disahkan, karena Plt Gubernur lambat tandatangani, sehingga tidak bisa direalisasikan. Jadi, gimana mau “tancap gas?,” cetus Hasbar.

BACA JUGA...  Kebijakan Pemerintah Aceh Terkait Mudik Lebaran Kontroversial

KPA meminta agar Plt Gubernur Aceh, tak hanya bisa jalan-jalan keluar, sementara sejumlah dokumen penting untuk pembangunan masih belum ditandatangani.

“Proses birokrasi yang selalu terkesan lamban bin lelet harus segera ditangani. Jika tidak, maka ini akan berdampak serius terhadap pembangunan,” tambahnya lagi.

Selain itu, KPA juga mendesak agar Plt Gubernur tak hanya bisa merombak kabinet dengan dalih percepatan realisasi anggaran, namun justru Plt Gubernur sendiri yang membuat jalannya pembangunan itu lambat.

“Jika APBK Perubahan itu tidak juga ditandatangani secepatnya oleh Plt Gubernur, maka dipastikan sejumlah daerah akan mengalami Silpa. Jika Silpa membengkak di sejumlah daerah, maka wajar saja masyarakat di daerah nantinya menyalahkan Plt Gubernur. Sudah realisasi APBA lamban, jangan sampai anggaran daerah juga lamban nantinya,” imbuhnya.

BACA JUGA...  Pasien Covid19 Sembuh 494 Orang, 88 Kasus Baru di Aceh

Kita berharap, pembangunan terus dapat dimaksimalkan, baik secara serapan dan realisasi anggaran maupun output pembangunan kepada rakyat.

“Semoga Aceh Hebat yang digaung-gaungkan, tak berubah nama menjadi Aceh Lambat,” tutup Muhammad Hasbar Kuba. (Ahmad Fadil/R)

Berita Terkait

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI
Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Musriadi: Masa Muda Adalah Waktu Menanam Masa Depan

Senin, 31 Agu 2026 - 22:07 WIB

RAGAM BERITA

Warga Aceh Timur Meriahkan JASERA 2026 Bersama Medco E&P Malaka

Senin, 31 Agu 2026 - 20:59 WIB

NANGGROE

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agu 2026 - 23:00 WIB

Saat anggota TNI memadamkan api hutan terbakar.

MILITER

TNI Padamkan Api 

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:44 WIB