ACT Antisifasi Resiko Krisis Kemanusian Pada Momen 22 Mei Mendatang

Senin, 20 Mei 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (ADC)- Indonesia segera memasuki akhir dari pesta demokrasi yang  berlangsung pada Pemilu April lalu. Rabu 22 Mei mendatang, penetapan hasil pemilu 2019 akan diumumkan serentak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sementara itu, hari pengumuman penetapan hasil pilpres tersebut, diprediksi menuai aksi unjuk rasa masyarakat terkait tuntutan hasil pemilu yang adil dan netral, di mana krisis berpotensi terjadi.

Sebagai lembaga kemanusiaan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersiap siaga dan ikut menyiapkan mitigasi risiko krisis di hari pengumuman hasil pilpres 2019. Kesiapsiagaan ini diwujudkan, dengan pengerahan relawan serta armada kemanusiaan ACT di titik-titik yang berpotensi krisis.

Hal tersebut, disampaikan Presiden Aksi Cepat Tanggap Ahyudin, dalam siaran persnya kepada media ini, Senin 20 Mei 2019. 

Ahyudin juga mengatakan, kami telah menggodok strategi mitigasi risiko pengumuman hasil pilpres pada 22 Mei mendatang. Mitigasi di sini tentunya dalam konteks kemanusiaan, di mana ACT bersiaga membantu masyarakat yang mungkin terkena dampak krisis.

BACA JUGA...  Kadisdik Dicutikan, Sepriyanto Didapuk Pelaksana Tugas

“Insyaallah, untuk mengantisipasi kemungkinan buruk ini, kami mengerahkan ratusan relawan dan belasan armada kemanusiaan di titik-titik krusial. Bersama, kita jaga Indonesia,” pungkasnya. 

Sementara itu, N. Imam Akbari selaku Senior Vice President ACT turut menjelaskan, ACT akan bersinergi dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) untuk menurunkan ratusan relawan dengan berbagai kemampuan, termasuk tenaga medis.

Hal ini dilakukan, untuk mengantisipasi adanya korban luka selama masa itu, untuk memfasilitasi pergerakan relawan dan kebutuhan logistik, maka kami telah menyiapkan pusat logistik dan camp bagi para relawan. Dan kami juga menyiapkan pusat komando yang diintegrasikan dengan dapur sentral, yang akan mengakomodir sekitar dapur umum di sejumlah lokasi yang dekat pusat aksi,” ungkap Imam.

BACA JUGA...  Polres Aceh Tengah Turunkan Spanduk Saat Mimbar Bebas Digelar Mahasiswa dan Aktivis

Selain itu, lanjutnya, aksi kesiapsiagaan ini juga didukung armada-armada kemanusiaan yang diturunkan di lokasi-lokasi krusial. Ada puluhan armada yang meliputi Humanity Food Truck, Ambulans Pre-Hospital, Mobile Water Tank, mobil rescue double cabin, dan beberapa unit motor trail.

“Selama kesiapsiagaan nanti, armada-armada ini dimaksimalkan sesuai fungsinya. Ambulans Pre-Hospital membantu tenaga medis kami dalam menangani korban luka. Mobil rescue dan motor trail membantu mobilisasi tim relawan untuk menjangkau keadaan-keadaan darurat yang sulit diakses kendaraan roda empat. Mobile Water Tank akan menyiapkan kebutuhan air bersih di lapangan. Sementara Humanity Food Truck akan menyiapkan ribuan makanan siap santap. Imam menyampaikan, aksi ini diperkirakan berlangsung selama beberapa hari,” sebut Imam.

BACA JUGA...  BGN Datang, Tapi Masih Bingung

Namun tidak hanya itu saja, ACT juga menyiapkan Indonesia Crisis Center (ICC) sebagai pusat informasi untuk melayani publik dan media terkait krisis kemanusiaan yang diprediksi terjadi usai pemilu. ICC bertempat di Menara 165 lantai 9.

Lebih lanjut, Syuhelmaidi Syukur selaku Senior Vice President ACT juga mengatakan, keberadaan ICC amat penting mengingat pada momen 22 Mei nanti, kevalidan info amat dibutuhkan untuk menghindari kepanikan publik. 

“ICC akan menyediakan info valid dari tim kami di lapangan, sehingga bisa menjadi rujukan bagi publik selama momen pengumuman pilpres nantinya. Melalui ICC ini juga, kita saling menggerakkan kepedulian di masa krusial ini,” tutup Syuhelmaidi. (Ahmad Fadil)

Berita Terkait

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 
Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama
DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Organisasi Pers Dukung Nasir Nurdin Maju Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031
Bang Ijeck Dipercaya Jadi Sekjen MPN, Anto Genk: Selamat
FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers
Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:38 WIB

DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Organisasi Pers Dukung Nasir Nurdin Maju Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:17 WIB

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB