EKBIS  

Bupati Mursil Temui Ijek Bicarakan Aset Petojo

example banner

 146 total views,  1 views today


ACEH TAMIANG, (MA) | Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn, lakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah untuk membicarakan pengalihan asset PT Parwita Yasa (Sari Petojo) dari Pemerintah Sumatera Utara ke Pemkab Aceh Tamiang.

banner 325x300

Pertemuan dengan Ijek (Sapaan akrab Musa Rajekshah) guna pembahasan rencana pengalihan aset eks Pabrik Es Saripetojo, anak usaha PD Aneka Industri dan Jasa Sumut yang berada di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh.

Mursil, dalam pertemuan yang berlangsung Selasa (14/1) kemarin, ba’da shubuh di kediaman pribadi Wagub Sumut Komplek Perumahan Cemara Asri – Medan mengatakan, rencana pengembangan usaha PDAM Tirta Tamiang dan rencana pengembangan tersebut dengan PDAM ingin meningkatkan kapasitas produksi air bersih hingga 1.000 liter per detik.

“Apa yang saya lakukan adalah; untuk menjamin kelancaran pasokan dan penyaluran kepada pelanggan yang kian bertambah jumlahnya,” jelas Mursil.

Mengingat; aset eks Pabrik Es Saripetojo itu berada di Kampung Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru dan tidak jauh dari PDAM Tirta Tamiang, serta lokasi pabrik itu menjadi bagian penting dalam rencana pengembangan PDAM Tirta Tamiang.

Sementara Wagub Sumatera Utara, Musa Rajekshah menyampaikan apresiasi dan mendukung rencana pengembangan usaha PDAM yang disampaikan Bupati Aceh Tamiang.

Namun, secara normatif, Wagub Ijek mengatakan pengalihan aset yang berdiri di atas lahan seluas 1,6 ha dan hal-hal administratif lainnya mesti mengikuti aturan yang ada dan disepakati kedua belah pihak.

Sebagaimana diketahui, Pabrik Es Saripetojo adalah anak usaha PD Aneka Industri dan Jasa Sumut. Dulunya, perusahaan ini memproduksi es batangan. Namun seiring perjalanan waktu, pabrik es yang pernah jaya di era 80-an tersebut akhirnya tutup medio 90-an.

Meski izin penggunaan lahan telah habis pada tahun 1988, namun aset-aset eks Pabrik Es Saripetojo, di antaranya bangunan bekas pabrik, kantor, dan sejumlah unit rumah masih berdiri hingga kini. (Syawaluddin)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...