“Dengan TMMD, menumbuh kembangkan asabat masyarakat kepada TNI AD. Sehingga dengan sukarela warga menyerahkan senjata kepada TNI, patut di apresiasi dan penghargaan setinggi tingginya kepada warga tersebut,” puji Ali Imran.
Rakyat menilai, TNI selain dipercayakan mampu menjaga situasi ketertiban dan keamanan, apa yang dilakukan prajurit TNI AD selama ini sangat baik, bertujuan untuk meningkatkan perekonomian demi kesejahteraan masyarakat, begitu pun peran aktif warga sekitar mendukung TNI melakukan gotong-royong bersama untuk membangun desa.
Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fahrizal menyambut, pentingnya berkolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah, serta masyarakat dalam berperan aktif menjaga situasi kondusif aman dan damai.
Diharapkan, melalui program TMMD ke 123 Kodim 0111 Bireuen ini, bukan hanya berfokus dalam pembangunan fisik, akan tetapi menanamkan jiwa kebersamaan TNI Rakyat kepedulian gotong-royong dalam membangun desa yang tertinggal menjadi lebih baik.
Penyerahan senjata api dan granat sisa konflik Aceh pada masa itu, setelah pelaksanaan upacara penutupan TMMD Ke-123 Kodim 0111 Bireuen, secara resmi ditutup Pangdam IM Mayjen TNI Niko Fahrizal, berlangsung di Lapangan Desa Meunasah Pulo, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen Aceh, Kamis 20 Maret 2025.




