“Jika tuntutan kami ini tidak di penuhi dan tidak di pertanggung jawabkan nanti malam dalam rapat umum, maka kami akan melakukan tindakan hukum yang berjenjang,” kata Sufli seraya menyatakan masyarakat Durian kawan meminta print out rekening BUMG ketahanan pangan dan BUMG umum.
Direktur BUMG Gampong Durian Kawan yang dikonfirmasi mediaaceh.co.id, membantah jika pihaknya dikatakan tidak terbuka dalam menjalankan usaha BUMG.
Menurutnya, ada pihak yang mencari-cari kesalahan pada pengelolaan BUMG karena dia menjabat sebagai ketua pengurus (direktur).
“Pihak yang melakukan demo bukan masyarakat tetapi kelompok sebab saya dianggap provokator karena tidak setuju misi mereka menggunakan hutan adat,” kata Direktur BUMG Gampong Durian Kawan.
Dia mengatakan, seakan-akan dirinya yang memprovokasi masyarakat Tanah Minggu untuk demo menolak pengelolaan hutan adat, padahal tidak.
Direktur BUMG Gampong Durian Kawan juga menyatakan, pihaknya tidak ada permasalahan dengan keuangan BUMG, karena selama ini tidak sedikit pun mengelola keuangan selama dia menjabat.(Maslow Kluet).




