Sementara itu, Chaidir menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti arahan Wali Nanggroe, termasuk pembentukan One Stop Service (OSS) sebagai pusat pelayanan sosial terpadu yang mudah diakses masyarakat. “Dinas Sosial akan mendorong dukungan berbagai pihak agar integrasi data sosial Aceh berjalan maksimal,” tambahnya.
Audiensi ditutup dengan komitmen bersama bahwa penguatan Satu Data Aceh serta pengembangan ASPAS merupakan langkah strategis menuju transformasi pelayanan sosial Aceh yang lebih modern, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(R)




