BANDA ACEH (MA) — Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., menerima bantuan kemanusiaan dari PT Hengjaya Mineralindo bersama Nickel Industries Limited berupa bantuan pangan dan mesin pembersih rumah untuk masyarakat terdampak banjir di Aceh.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Komisaris PT Hengjaya Mineralindo, Muhammad Resqy Faisal, didampingi Chief Finance Officer (CFO) Vijayan G. Nair, dan diterima Wakil Gubernur Aceh di Banda Aceh, sebagai bagian dari dukungan dunia usaha terhadap upaya pemulihan pascabencana.
Selain bantuan logistik, perusahaan tambang yang beroperasi di Morowali, Sulawesi Tengah, itu juga telah mengirimkan satu tim tanggap darurat ke Aceh sejak hari ketiga pascabencana. Tim tersebut membantu penanganan awal di lokasi terdampak, terutama dalam pembersihan rumah warga dan lingkungan permukiman.
Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan PT Hengjaya Mineralindo dan Nickel Industries Limited. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang tengah berjuang memulihkan kehidupan setelah banjir melanda.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan pangan dan peralatan pembersih rumah ini. Bantuan ini sangat membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabanjir,” ujar Fadhlullah.
Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha memiliki peran strategis dalam mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana, terutama pada fase awal pascakejadian.
Sementara itu, Komisaris PT Hengjaya Mineralindo, Muhammad Resqy Faisal, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat Aceh, meskipun lokasi operasional perusahaan berada jauh dari wilayah bencana.
“Walaupun proyek kami berada di Morowali, Sulawesi Tengah, kami tetap memiliki tanggung jawab kemanusiaan. Kami akan terus membantu Aceh pascabanjir ini dan siap memberikan dukungan lanjutan sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Aceh, Akkar Arafah, beserta jajaran terkait. (r)




