Saat memulai perempat final, Veddriq Leonardo mampu melesat di dinding A. Ia segera meninggalkan Bassa Mawem untuk finis lebih dulu dengan catatan waktu 4.88 detik, sedangkan wakil tuan rumah hanya menorehkan 5.26 detik.
Catatan Veddriq Leonardo menjadi rekor tercepat di perempat final, dibanding para pesaing lainnya. Veddriq pun lolos ke semifinal dan akan menghadapi Reza Alipour (Iran) yang mampu melewati perempat final via catatan 5.57 detik.
Laju Veddriq Leonardo rupanya cukup mulus untuk mengunci tempat di final sekaligus medali di nomor speed putra Olimpiade 2024. Atlet asal Pontianak itu berhasil finis tercepat di atas Alipour, dengan torehan 4.78 detik.
Di final, Veddriq Leonardo sudah ditunggu Wu Peng (China). Secara mengejutkan, Wu Peng mampu lolos ke partai puncak dengan catatan 4.85 detik, mengalahkan Sam Watson, pemegang rekor dunia, yang finis 4.93 detik.
Pada laga puncak ini, Veddriq Leonardo mampu mengatasi Wu Peng dengan catatan impresif. Veddriq berhasil menorehkan waktu finis dengan 4.75 detik, unggul 00.2 detik di atas Wu Peng. Alhasil, Veddriq mampu mengunci medali emas di nomor speed putra Olimpiade 2024 Paris.
Prestasi tertinggi Veddriq Leonardo ini akhirnya membuat Indonesia berhasil meraih medali emas pertama di Olimpiade 2024 Paris. Veddriq pun naik ke puncak podium(red/tirto)




