Tokoh Yahudi Kucing-Kucingan Ke Aceh, Ada Apa?

Kamis, 27 Oktober 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muzakir Manaf menyerahkan bendera bintang bulan kepada Rabbi Yahudi, Mr David (kiri Mualem), Selasa (25/10). Foto:  BNC
Muzakir Manaf menyerahkan bendera bintang bulan kepada Rabbi Yahudi, Mr David (kiri Mualem), Selasa (25/10). Foto: BNC

BANDA ACEH | AP – Kunjungan Tokoh Yahudi Amerika Serikat, Rabbi David N. Saperstein yang menjabat Dubes AS untuk Kebebasan Beragama Internasional ke Aceh, melalui Bandara Internasioan Sultan Iskandar Muda, Senin 24 Oktober 2016 sekitar Pukul 21.00 WIB benar-benar sangat rahasia dan condong kucing-kucingan, kok bisa ya?.

“Kami belum ada informasi, belum tahu, biasanya bila ada tamu apalagi setingkat dubes pasti kami tahu,” ujar seorang pejabat pemerintahan Aceh, Senin, 24 Oktober 2016 malam.

BACA JUGA...  Politisi PPP Curigai Misi Tokoh Yahudi AS di Aceh

Sumber lain dari pihak aparat kepolisian di Aceh juga mengaku hal yang sama. Hingga kedatangan tokoh Yahudi itu ke Aceh, mulai surat pemberitahuan hingga permintaan pengamanan pun tidak masuk ke institusi polisi di Aceh.

“Biasanya kalau ada kedatangan seperti itu pasti ada surat pemeberitahuan dan permohonan pengamanan,” ujar sumber dari kepolisian.

BACA JUGA...  Atraksi HUT TNI Ke 72 Ramai Dikunjungi Masyarakat Aceh

Bukan saja saat kedatangan, menjelang kepulangan ke Jakarta, Mr David Saperstein itu tetap main sembunyi-sembunyi.

Dari informasi diperoleh Bongkarnews.com, Rabu, 26 Oktober 2016, jadwal kepulangan Dubes AS urusan kebebasan beragama pada Rabu, 26 Oktober 2016 melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh, sebelumnya menggunakan pesawat Garuda GA 147, namun anehnya dia lebih memilih memesan pesawat kelas ekonomi seperti Lion Air.

BACA JUGA...  Besok, Tokoh Yahudi AS Bertemu Zaini Abdullah, Ada Apa?

“Pada saat awalnya sampai tokoh Yahudi tersebut memesan tiket ekonomi, agar tidak diketahui oleh siapapun termasuk petugas bandara pada saat sampai ke Aceh,” ujar sumber di Bandara SIM Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh.

“Kita sangat menyesalkan, kedatangan dia ke Aceh dimanfaatkan untuk kepentingan politik seperti penyerahan bendera bulan bintang,” ujar mantan Pangdam IM, Mayjen [Purn] Supiadin AS melalui Medsos, Selasa malam.[AZWAR].

Berita Terkait

Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum
Banjir Terus Mengancam
Upah Belum Dibayar, Pekerja: Kami Kekantor Tapi Tidak Ditanggapi 

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Selasa, 29 September 2026 - 17:49 WIB

Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB