Selain itu, akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan juga menjadi kendala bagi warga yang tinggal di wilayah pedalaman tersebut.
Kehadiran program TMMD pun disambut antusias oleh masyarakat. Banyak warga mengaku lega karena harapan mereka terhadap pembangunan akses jalan akhirnya terealisasi pada tahun ini.
Salah seorang personel Satgas TMMD di lapangan, Sertu M. Rohwan, mengatakan pihaknya terus mengawal pekerjaan agar pembangunan jalan dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang maksimal.
Menurut Rohwan, keberadaan jalan tersebut nantinya akan menjadi akses utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa Satgas TMMD berkomitmen menyelesaikan seluruh target pembangunan fisik sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Program TMMD sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah tertinggal, terisolasi, maupun daerah yang membutuhkan perhatian infrastruktur.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD juga dikenal membawa program nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Di Aceh Tamiang, pembukaan jalan ini menjadi salah satu proyek strategis karena diyakini akan membuka akses ekonomi baru bagi warga desa.




