Tim Penertiban Terpadu Mengeksekusi Sejumlah Bangunan di Bireuen

  • Bagikan

example banner

 860 total views,  3 views today

Bireuen (MA) Tim Penertiban Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali “Mengeksekusi” sejumlah bangunan toko yang selama ini, pemiliknya membandel, yang merubah bentuk yang menyimpang dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pengamatan media ini, Senin (12/7) Tim Penertiban yang terdiri anggota Satpol PP Dan WH Kabupaten Bireuen, Dinas Terkait di Kabupaten Bireuen, anggota TNI dan Polri mulai menyasar pemilik bangunan di Jalan Jati, Jalan Pasar Ikan Lama Bireuen yang dinilai telah melanggar qanun Nomor 18 tahun 2010 tentang Izin Mendirikan Bangunan, dan Perbub Bireuen.

Terlihat para petugas mulai “mengeksekusi” sejumlah bangunan tambahan di bagian depan toko, yang sengaja dibuat pemiliknya sebagai ruangan tambahan, seperti memasang terali besi (kerangkeng). Tak ayal petugas harus bersusah payah membongkarnya dengan memakai Grenda Pemotong besi, maupun linggis yang langsung bangunan tambahan diangkut dalam truk ke markas untuk pendataan.

Kasat pol PP dan WH Bireuen Chairullah Abed SE menyebutkan eksekusi terali besi ini dilakukan karena pemilik melanggar Qanun Kabupaten Bireuen nomor 18 tahun 2010 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Peraturan Bupati Bireuen nomor 8 tahun 2018 tentang Bangunan Gedung.

Sebelumnya, Kata Chaerullah, sudah melakukan pendekatan persuasif dengan pemilik toko ataupun pedagang, jauh sebelum di bongkar nya bangunan tersebut. “Jauh sebelumnya, sudah pernah diberitahukan lewat surat oleh DPMPTSP Bireuen, begitu juga imbauan dari kami agar bangunan tambahan di bongkar sendiri. Namun sampai dilakukan eksekusi masih juga tidak ditanggapi;” Ucap Kasatpol Chairullah Abed SE.

Disebutkan, penertiban ini akan terus berlanjut sampai ke wilayah Kecamatan Peusangan dan kecamatan lainnya terhadap pemilik bangunan yang membandel.Sekarang kita gerak diseputaran pasar dalam wilayah kecamatan Kota Juang , setidaknya delapan bangunan tambahan sudah kita bongkar yang penertiban selanjutnya akan kita laksanakan di kecamatan lainnya dalam Kabupaten Bireuen” tukas Chaerullah Abed.

Pada kesempatan tersebut, Kasatpol PP dan WH Bireuen juga menghimbau serta mengingatkan kepada pemilik toko untuk mentaati aturan aturan yang berlaku. Ia berharap adanya kesadaran dari pihak pemilik toko untuk tidak melanggar aturan, dan pemilik toko juga bisa membongkar sendiri terali besi yang berada didepan tokonya.”Seperti toko Mekar Indah, dan jalan pasar ikan lama serta beberapa toko lainnya yang ada di ruas jalan utama juga sudah dibongkar sendiri oleh pemiliknya” harapnya.(Maimun Mirdaz).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *