Ternyata, Aminullah-Zainal Bayar Hutang Masa Mawardi-Illiza

Senin, 18 Juli 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

koor Gerakan Mahasiswa Peduli Kota (GMPK) Ozy Rizki.

koor Gerakan Mahasiswa Peduli Kota (GMPK) Ozy Rizki.

Banda Aceh, MEDIAACEH.co.id Ternyata, tudingan terkait hutang Pemko Banda Aceh masa Aminullah-Zainal terkesan sengaja dibesar-besarkan, padahal semua itu masih dalam skala wajar, apalagi hampir semua daerah di Indonesia memang sedang di landa kesulitan keuangan dimasa pandemi covid-19.

“Jika kita bicara lebih jauh, maka pemerintahan sebelum Aminullah-Zainal juga bisa dinilai buruk karena juga meninggalkan hutang. Mawardi-Illiza juga tinggal hutang sampai sekarang salah satunya Pasar Aceh,”ungkap koor Gerakan Mahasiswa Peduli Kota (GMPK) Ozy Rizki kepada media, lewat rilisnya, Senin 18 Juli 2022.

BACA JUGA...  Dukung Kebersihan di Banda Aceh, Bank Aceh Serahkan Tong Sampah 

Hutang masa Illiza itu bahkan sudah dibayar sebanyak Rp. 25 Milyar oleh Aminullah-Zainal di masa kepemimpinannya. Kalau tidak dibayarkan tidak lunas juga hutang masa Mawardi-Illiza itu, sebut koor GMPK Ozy Riski.

Ozy sapaan akrabnya menjelaskan, berdasarkan hasil penulusuran pihaknya, Pemko Banda Aceh dibawah kepemimpinan Aminullah-Zainal berhasil menyicil hutang yang ditinggalkan pemerintahan Illiza tersebut sebanyak Rp 5 M per tahun selama 5 tahun.

“Kalau tidak dibayar Pemko masa Aminullah-Zainal, hutang itu juga tak terbayarkan. Belum lagi pembangunan BMEC, program merugi masa Illiza yang menyedot anggaran sampai Rp 100 Milyar,” ujar alumni ekonomi manajemen Unsyiah itu.

BACA JUGA...  Gagal Kontrol, Hutang Pemko Akibat Kebijakan Bakri Siddiq Capai 80 M di Tahun 2022

Pihaknya menilai, kondisi saat ini yang terlalu membesarkan persoalan utang masa Aminullah -Zainal yang disebabkan oleh selisih target PAD karena kondisi covid-19 itu terkesan dipolitisir dan dilebih-lebihkan bahkan cenderung lebay, padahal hutang puluhan Milyar masa sebelum itu justru dibayarkan oleh Aminullah-Zainal.

Sederhananya, tambah Ozy, perlu diluruskan, bahwa hutang daerah itu sifatnya defisit, yakni kelebihan dalam penyusunan program sementara pendapatan tidak tercapai karena Covid-19, sehingga ada kegiatan tidak terbayarkan pada tahun berjalan.

BACA JUGA...  Gagal Genjot PAD, Pj Walikota Banda Aceh Tak Perlu Cari Kambing Hitam

Penyebab defisit, lanjutnya, bisa jadi karena program kelebihan dikarenakan pimpinan daerah terlalu semangat membuat program sesuai RPJM dan untuk masyarakat dan DPRK terlalu bersemangat mengalokasikan anggaran pokok pikiran.

Namun perlu dicatat oleh masyarakat, hutang daerah itu bukan uang daerah yang dikorupsi atau dipinjamkan oleh pribadi maupun kelompok tertentu. Penyelesaian hutang daerah itu tinggal dianggarkan dalam APBK atau APBK-P selanjutnya. Jangan dianggap hutang itu uang daerah yg hilang. Disini kadang-kadang terlalu hiperbola dan terkesan mengada-ada, sehingga digiring ke arah yang menyesatkan publik,” jelas Ozy. (R).

Berita Terkait

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh
Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M
Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 September 2026 - 17:58 WIB

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 September 2026 - 16:15 WIB

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terbaru

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB

Petugas melayani beberapa warga yang membeli paket pasar murah di Gerai KDMP Gampong Air Pinang Tapaktuan, Senin, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

EKBIS

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:58 WIB

Usai menyerahkan kursi roda, Bunda Salma berbincang-bincang dengan Samsuddin Pasaribu salah warga yang sakit lumpuh di Gampong Samakurok, Selasa, (22/9).

PEMERINTAHAN

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:15 WIB

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB