Terbukti 4 Pulau Milik Aceh, KAMI: Dirjen Adwil Bikin Keputusan Tak Sesuai Dengan Fakta Lapangan

Rabu, 22 Juni 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Advokasi dan Humas Koalisi Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) Aceh, Akmilul Fazlan.

Kabid Advokasi dan Humas Koalisi Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) Aceh, Akmilul Fazlan.

Banda Aceh, (MA) – Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Sumatera Utara akhirnya menandatangani berita acara, terkait empat Pulau di Aceh Singkil, yakni Pulau Mangkir Ketek/Mangkir Kecil, Pulau Mangkir Gadang/Mangkir Besar, Pulau Lipan, dan Pulau Panjang yan terbukti merupakan masuk wilayah Aceh.

“Dari awal Pemerintah Aceh dan juga Pemkab Aceh Singkil hingga masyarakatnya sudah keberatan, hanya saja Dirjen Adwil Kemendagri masih berani mengatakan kepada publik bahwa keputusan yang dibuat mendagri terkait 4 Pulau di Aceh Singkil yang dimasukkan ke Sumatera Utara itu sudah benar. Alhasil, setelah dilakukan pengecekan langsung ke lapangan justru terbukti 4 Pulau itu masih kepemilikan Aceh. Disini kita dapat melihat bahwa Dirjen Adwil yang merupakan putera Aceh kurang peduli terhadap kondisi riil yang ada di lapangan dan hanya bicara tekstual belaka,” ungkap Kabid Advokasi dan Humas Koalisi Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) Aceh, Akmilul Fazlan lewat rilisnya kepada media, Rabu (22/06/2022).

BACA JUGA...  Pemkab dan DPRK Aceh Barat Apresiasi Pembangunan Mifa Islamic Center

Fazlan menjelaskan, sejak awal pihaknya juga masyarakat Aceh memang sudah meragukan kepmendagri nkmo 050-145 Tahun 2022. “Sekarang terbuktikan bahwa Dirjen Adwil yang notabenenya Putera Aceh itu tak becus dalam bekerja dan sangat lengah tentang persoalan Aceh. Setelah fakta lapangan ini terbukti, sudah sepatutnya presiden Jokowi mengevaluasi kinerja Dirjen Adwil yang memiliki tupoksi di dalam penentuan batas wilayah itu,” tegasnya.

BACA JUGA...  DPRK Aceh Singkil Rencanakan RDP untuk Lahan Eks Kombatan

Menurut Fazlan, permintaan evaluasi itu bukan bermaksud untuk menyerang putra Aceh di nasional, namun ini justru untuk menyelamatkan marwah Aceh di tingkat nasional. “Walaupun Dirjen Adwil putera Aceh, kalau tidak becus bekerja dan apa yang dikeluarkan kebijakannya tidak sesuai dengan fakta lapangan kan justru mencoreng marwah Aceh, ya evaluasi saja ketimbang malu-maluin Aceh dan malah justru kebijakan awal itu cenderung mengorbankan kepentingan Aceh,” ujarnya.

BACA JUGA...  Bener Meriah Terpilih Peringkat III Nasional Penanganan Implementasi Audit Stunting 

Setelah kejadian itu, kata Fazlan, sungguh sangat jelas bahwa Dirjen Adwil sangatlah tidak cocok untuk memimpin Aceh sebagai Pj Gubernur. “Jika jadi Gubernur wilayah mana lagi yang akan diupayakan keluar dari wilayah Aceh, mirisnya lagi kebijakan asal-asalan tersebut sangat-sangat melukai bathin masyarakat Aceh dan dapat menghadirkan konflik horizontal,”tutupnya.[R]

Berita Terkait

Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri
Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah
Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 
Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 
Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Ayah Wa Temui Gubernur URI Bahas Sekolah Garuda
Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:17 WIB

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB