Kisah keluarga Ilyas adalah cermin kecil dari ribuan wajah yang mungkin masih menanti uluran tangan di pelosok Aceh dan Indonesia.
Namun, dari Gampong Blang Majrun, sebuah pesan kuat telah menggema; Bahwa kepedulian masih hidup, bahwa TNI hadir bukan hanya untuk berperang, tapi untuk membela kemanusiaan, dan bahwa setiap tangan yang terulur bisa menjadi cahaya bagi mereka yang terjebak dalam gelapnya kemiskinan.
Dari rumah sederhana itulah, lahir kembali keyakinan bahwa bangsa ini masih memiliki hati; dan dari sanalah, lilin kecil dari Lilawangsa menyala, menerangi sisi-sisi kemanusiaan yang sering luput dari pandangan. [].




