Soal KEK Arun, Gubernur: Masyarakat Aceh Sudah Sering Dikecewakan

Demo KEK Arun (Katadata)

Sementara Achmad Fadhil, Wakil Konsersium KEK Arun Lhokseumawe, menyebutkan bahwa ada beberapa hal yang akan dikembangkan oleh empat Konsorsium Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe.

Achmad mengatakan bahwa PT. Pertamina akan mengembangkan kilang dan PT. PIM akan mengembangkan cluster petrokimia serta pengambilalihan AAF – DL. Sementara PT. Pelindo I akan mengembangkan pelabuhan Krueng Geukuh dan PT. KKA akan merevitalisasi kertas Aceh.

BACA JUGA...  Pelantikan Tagore - Armia, Era Baru Kepemimpinan di Bener Meriah 

“Sinergi BUMN dan BUMD akan meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Aceh,” kata Achmad Fadhil.

Direktur PT. PIM ini, menyebutkan KEK Arun mendukung program pemerintah dalam bidang maritim dan kesejahteraan. Beroperasinya KEK Arun, kata Achmad, tentunya akan meningkatkan daya saing Aceh di tingkat nasional.

“Pastinya akan menumbuhkan perekonomian dan menciptakan peluang berwirausaha masyarakat Aceh,” kata Achmad.

BACA JUGA...  Ketua Dekranasda Aceh Utara Promosikan Batik "Hai Pasee" pada HBN di TMII

Selain itu, beroperasinya KEK Arun nantinya akan mengurangi tingkat pengangguran hingga 7,6 persen dan tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

“Industrialisasi di Aceh akan semakin terbuka dan semuanya akan dimulai dari KEK Arun,” kata Achmad.

PT. Patriot Nusantara Aceh sebagai Badan Usaha Pembangunan dan Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe, nantinya akan berkoordinasi dengan dewan kawasan KEK ARUN.