Sabang (ADC) – Pemilihan Ketua Organisasi Intra Sekolah (OSIS) di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 (SMAN 2) Kota Sabang, pada tahun ini digelar secara berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya. Bagaimana tidak, cara pemilihan Ketua Osis kali ini dilakukan dengan sistem online atau E-voting.
Pada pemilihan Ketua Osis yang diikuti seluruh siswa- siswi SMAN 2 Sabang, di halaman sekolah tersebut, sengaja dilakukan ala pemilihan umum tujuannya, agar kelak nanti mereka akan hadir ditengah – tengah masyarakat dapat menunjukan indetitas diri sebagai orang yang telah paham tata cara dalam memilih pimpinanannya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Wilayah Kota Sabang Abdul Hamid, S. Pd, kepada awak media Kamis 26 September 2019 mengatakan, pelaksanaan pemilihan Ketua Osis secara Online ini merupakan kali pertama yang dilakukan di provinsi Aceh termasuk di Sabang.
“Untuk 20 Cabang Dinas (Cadin) di Aceh, kita yang pertama memberlakukan pemilihan Ketua Osis berbasis E- voting. Kebetulan SMAN 2 Sabang belum memilih Ketua Osis, maka kita ajak kepala sekolah Ibu Satria, untuk menjadi pelaksanaan pertama dan direspon baik. Jadi kita ajak IGI dan Aceh Carong jadikan SMAN 2 Sabang sebagai pilot projek untuk Aceh dari Kilometer Nol,” kata Abdul Hamid, di ruang Kepsek Satria.
Sementara itu Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI) yang sekaligus penggagas pemilihan Ketua Osis secara online di Aceh Khairuddin menambahkan, ada beberapa keuntungan dari pelaksanaan pemilihan Ketua Osis secara online ini.
Salah satu terciptanya pesta demokrasi yang real di sekolah yang bersangkutan, serta hal yang terpenting bebas dari kertas atau Paperless.
“Di pulau Jawa sudah dilakukan E- voting seperti ini beberapa waktu lalu maka, saya berfikir kenapa tidak kita mulai di Aceh. Keuntungannya pertama kita Paperless, ini ciri khas refolusi industri, dan akan dijadikan pesta demokrasi yang sehat. Jadi, setelah kegiatan anak- anak bisa langsung melihat hasilnya,” terang Khairuddin.
Lebih lanjut dikatakan, hal ini dapat menjadi miniatur atau percontohan untuk kelompok- kelompok masyarakat, baik dalam pemilihan Kepala Desa, Kepala Lingkungan, bahkan pemilihan Ketua/ Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)., kata Khairuddin lagi.
Pada kesempatan yang sama Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kota Sabang Satria, S. Pd, mengutarakan hal serupa, menurutnya selain menghemat kertas, E- voting ini juga dapat menghemat waktu.
“Atas nama pendidikan sekolah dan peeibadi saya mendukung program ini, karena yang pertama kita menghemat kertas, hemat waktu, hasil cepat dan akurat, tidak seperti manual harus menghitung satu- satu,” kata Satria.
Menurut Cek Gu ini, dengan pelaksanaan pemilihan Ketua Osis berbasis digital, juga akan memberikan hasil yang akurat, cepat dan tepat, sehingga apa pun yang dihasilkan nantinya, akan mudah diterima oleh para siswa sebagai peserta pemilihan., sebut Cek Guru mantan guru SMAN 1 Sabang ini.(Jalal)















