Sektor Baru PAD: PT GLEH Resmi Operasikan Insenerator Limbah B3 Pertama di Aceh

Kamis, 7 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

​BANDA ACEH (MA) – Langkah besar diambil Pemerintah Aceh dalam pengelolaan lingkungan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). PT Garda Lestari Ekologi Hutama (GLEH) secara resmi memperkenalkan fasilitas Insenerator Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang berlokasi di Aceh.

​Fasilitas ini menjadi solusi konkret atas persoalan limbah medis dan industri yang selama ini selalu dikirim ke luar daerah untuk dimusnahkan.

BACA JUGA...  KIP Aceh Timur Diduga Belum Realisasi Honor PPS Pilkada 2024

Direktur Utama PT GLEH, T. Emi Syamsyumi, mengungkapkan bahwa pengoperasian insenerator ini merupakan upaya untuk menghentikan ketergantungan Aceh pada pihak luar dalam pengelolaan limbah B3.

​”Selama ini sampah B3 dibawa ke luar Aceh, padahal potensi PAD-nya luar biasa. Per tahun Aceh bisa mendapatkan Rp50 hingga Rp70 miliar jika dikelola sendiri. Hari ini, alhamdulillah insenerator ini terwujud dan akan mulai beroperasi (on) dalam minggu ini,” ujar Emi saat ditemui usai peluncuran, Kamis (7/5/2026).

BACA JUGA...  Soal Kunker Eksekutif dan Legeslatif, YARA: Terkesan Rekreasi Perpisahan

Emi menambahkan, proyek ini sebenarnya sudah direncanakan sejak era beberapa gubernur sebelumnya, namun baru kali ini berhasil direalisasikan dan dioperasikan di bawah manajemen PT GLEH dengan dukungan penuh pemerintah.

Target Kelola 15 Ton Limbah per Hari. ​Saat ini, kapasitas kelola PT GLEH mencapai 6 ton per hari. Namun, berdasarkan data yang ada, total produksi limbah B3 dari sekitar 86 rumah sakit di seluruh Aceh mencapai 11 hingga 15 ton per hari.

BACA JUGA...  Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Besar: Indonesia Butuh Pemuda Hebat

Berita Terkait

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah
Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama
DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi
Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 
Organisasi Pers Dukung Nasir Nurdin Maju Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031
Bang Ijeck Dipercaya Jadi Sekjen MPN, Anto Genk: Selamat
FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers
H. Zulkarnain Ditunjuk Jadi Ketua Badan Buruh dan Pekerja MPN Pemuda Pancasila

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:38 WIB

DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Tempat Tambatan KM Dangkal, Mahmud:  Sawang Dianaktirikan 

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Organisasi Pers Dukung Nasir Nurdin Maju Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB