Sebaiknya Tidak Negatif ‘Thinking

Adanya sarana Biliard yang disiapkan oleh pengelola cafe Latte One di ruang terbuka, itu harus diapresiasi terlebih dahulu, dengan adanya sarana tersebut dapat menampung hobby serta membina atlet Billiard kearah yang positif, itu lebih bagus dari pada mereka berbuat sesuatu yang tidak benar.

Joni mengajak para pemerhati untuk sama sama mengawal arena Billiard tersebut menjadi salah satu sarana olahraga yang positif dan mohon maaf kepada masyarakat lainnya yang berbeda pandangan terhadap hal tersebut.

BACA JUGA...  Komisi IV DPRK Aceh Selatan Kunjungi BUMG Emas Gampong Sidorejo

“Perlu saya sampaikan bahwa saya akan menjadi terdepan menyuarakan penutupan sarana Billiard tersebut bila sudah menjurus ke arah perjudian (maisir bahasa dalam Qanun Aceh tentang penegakan syariat Islam),”.

Joni mengajak untuk mendukung sarana biliard tersebut digunakan secara proporsional dan berdayaguna. Sebagai sarana dalam pembinaan olahraga biliard, untuk bersaing dievent- event kejuaraan, terutama Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan datang, dimana propinsi SUMUT dan ACEH menjadi tuan rumah bersama.

BACA JUGA...  BEM Nusantara Siap Berpartisipasi Membangun Pendidikan Aceh

Lebih lanjut, Ir.Joni, tidak selamanya yang jahat menjadi jahat, dan tidak juga selamanya yang jelek itu tetap jelek, kalau yang tidak baik itu kita perbaiki dan arahkan ke arah yang lebih baik maka ada harapan menjadi lebih baik.