Satgas 115 Kunjungi Badiklat Kejagung RI, Ada Apa?

Kamis, 23 November 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (ADC)- Kepala Badan Diklat (Kaban Dikkat) Kejaksaan RI, Setia Untung Ari Muladi didampingi Sekretaris Badiklat, Abdul Kadirun dan sejumlah pejabat eselon III  menerima kunjungan dari Satgas 115 (Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal) di ruang rapat Kaban Diklat, Jakarta, Kamis ( 23/11/17)

Rombongan Satgas 115 tiba di Badiklat kejaksaan Agung RI sekira pukul.8.30 WaiB dan langsung disambut oleh Kaban Diklat Setia Untung Ari Muladi di ruang rapat kerjanya.

Kepala Badan Diklat langsung memberikan pemaparan terkait fungsi dan sarana Badan Diklat Kejaksaan RI baik yang di Ragunan maupun yang di Adhyaksa Loka Ceger.

BACA JUGA...  Akhirnya AF dan MF Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh Kejari Sabang 

“Kita sudah standar LAN  ( Lembaga Administrasi Negara ) dan sudah terakreditasi A dari LAN, ” ucap Untung. 

Kunjungan Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal ke Badan Diklat Kejaksaan dalam rangka pengajuan Kerjasama Penyelenggaraan Diklat Penanganan Tindak Pidana Perikanan dan Tindak Pidana Lain terkait Perikanan.

Rombongan yang dipimpin oleh Koordinator Staf Khusus Satgas 115, Mas Achmad Santoso menjelaskan, upaya mendukung terciptanya kebijakan dan arah pembangunan laut sebagai masa depan bangsa indonesia sebagai poros maritim dunia.

BACA JUGA...  Kapolda Aceh Mulai Proyek Perumahan Anggota Polri Berbasis Syariat Islam

“Sebagaimana telah diketahui, Presiden telah membentuk Satgas 115 pada tanggal 15 Oktober 2015 dan Pemberantasan Illegal , Unreported and Unregulaled Fishing  ( IUUF) merupakan tantangan terbesar untuk dapat menciptakan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan,” ujarnya..

Lebih lanjut Satgas 115 dalam surat yang ditujukan kepada Kaban Dikkat itu, adalah upaya peningkatan pemahaman terkait terkait Tindak Pidana Perikanan,Tindak Pidana Lain terkait Perikanan serta penerapan multi-rezim hukum (multi door), pertanggung jawaban pidana korporasi (coorporate criminal liability) dan pendekatan follow the suspend, follow the money dalam perkara tindak pidana tersebut.

BACA JUGA...  Diduga Terlibat Skandal Pajak Bireuen, Cabup PA Dipanggil Jaksa

Kerjasama Satgas IUUF dan Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Mahkamah Agung dan Kejaksaan itu akan di wujudkan pendalaman pelatihan terhadap jaksa jaksa yang telah mengikuti Diklat Perikanan. (Muzer)

Berita Terkait

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan
Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah
Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi
Dua Bulan Terakhir, Polres Aceh Tengah Berhasil Bongkar 13 Kasus Narkotika dan Amankan 22 Tersangka
Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:50 WIB

80 Tahun SPS, Nasir Djamil Kembali Masuk Daftar Penerima Penghargaan

Minggu, 1 November 2026 - 17:51 WIB

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 November 2026 - 12:29 WIB

Dua Bulan Terakhir, Polres Aceh Tengah Berhasil Bongkar 13 Kasus Narkotika dan Amankan 22 Tersangka

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB