Sang Ibunda Sangat Terharu Anaknya Tetap Pertahankan Jilbabnya

Jumat, 12 Oktober 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC). Meski berkecimpung di bidang olahraga beladiri, namun hal itu bukanlah suatu kebetulan. Dimana waktu Miftah kecil, dididik dengan pendidikan agama yang kentara. Darwiyah sang ibunda, mengajarkan sendiri ilmu agama kepada Miftah hingga pada akhirnya Ia memutuskan merantau ke jawa dari tanah kelahirannya Aceh Barat Daya.

“Keteguhan hati Miftahul Jannah dalam menjalankan syariat Islam, sangat jelas terpancar dari hati seorang Pejudo penyandang disabilitas ini”.

Lanjut sang ibunda, sebelum bersekolah di Sekolah Menengah Luar Biasa (SMLB) setingkat SMA di Kota Kembang, Miftah terlebih dahulu bersekolah di SLB yang berada di Kota Jantho. Usai sekolah, Ia pulang ke Susoh untuk meminta izin melanjutkan kuliah di Bandung. Apa dinyana, keluarganya tak punya biaya cukup hingga khawatir studi Miftah tak bakal selesai.

BACA JUGA...  Fungsikan Pelabuhan Bebas BPKS Bentuk Tim Percepatan Produk Hukum

“Dia sangat pingin kuliah. Kalau tidak diizinkan, dia minta pulang dan di rumah saja bersama saya,” kata Darwiyah.

Darwiyah yang hanya seorang ibu rumah tangga, dan suaminya Salimin yang berstatus seorang guru, akhirnya mengizinkan Miftah melanjutkan kuliah. Pilihan Miftah jatuh pada Universitas Pasundan. Ia memilih jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. 

Agar tak terlalu membebani keluarganya, Ia berlatih olahraga prestasi yaitu Taekwondo. Belakangan Miftah menekuni Judo sebagai olahraga yang kemudian mengharumkan namanya hingga ke tingkat internasional, dan membuat dirinya kini menjadi salah satu mahasiswa yang meraih beasiswa atlet dari pemerintah.

BACA JUGA...  Bupati: Tim PORA 2018 Pakai Uang Rakyat

“Latihannya sangat keras,” kata Darwiyah. Ia khawatir pastinya, namun semua ia serahkan pada Yang Maha Kuasa”.

Darwiyah masih ingat, dikala Miftah menghubungi dirinya malam sebelum Miftah dijadwalkan bertanding di kejuaraan Asian Para Games. Saat itu, Miftah memang sudah melaporkan; esok dirinya akan bertanding dengan mengenakan jilbab.

“Dia bilang kemungkinan akan dilarang main, karena aturannya ngak boleh pakai jilbab,” kata sang ibunda. “Saya merestui keputusan Miftah. Saya bilang pertahankan jilbabnya,” ungkapnya terharu.

BACA JUGA...  Miftahul Jannah Mendobrak Aturan Demi mempertahankan Keyakinan

Apa yang disampaikan Miftah pada Darwiyah ternyata terbukti. Esoknya, Miftah  didiskualifikasi sebelum bertanding di kelas 52 kg dengan Gantulga Oyun dari Mongolia. Namun demikian, perlakuan itu harus diketahui bukanlah bentuk diskriminasi bagi para difabel, melainkan aturan yang dibuat untuk keamanan para atlet.

Kegagalan bertanding Miftah tak diketahui Darwiyah. Pasalnya ia tak memiliki televisi di rumahnya. Ia baru mengetahui, setelah salah seorang tetangganya memberi ucapan selamat. Miftah dianggap ‘juara’ meski tak pernah bertanding.

“Saya sangat terharu. Alhamdulillah anaknya tetap pertahankan jilbabnya. Saya Rindu dia,” ucap Darwiyah. (Ahmad Fadil/Rel)

Berita Terkait

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC
Muhammad Zairin Tawarkan DKP PWI Aceh yang Independen dan Berkeadilan
Nasir Nurdin Silahturahmi, PWI Simeulue: Dua Periode 
PSI Aceh Gelar Pelatihan Jurnalistik 
Pengurus PWI Sulsel Dilantik, Cek Munir: Pers Tak Akan Mati, Jurnalistik Akurat Tetap Utama
DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi
Organisasi Pers Dukung Nasir Nurdin Maju Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Muhammad Zairin Tawarkan DKP PWI Aceh yang Independen dan Berkeadilan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Nasir Nurdin Silahturahmi, PWI Simeulue: Dua Periode 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:11 WIB

PSI Aceh Gelar Pelatihan Jurnalistik 

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM

PEMERINTAHAN

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:31 WIB

PEMERINTAHAN

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Senin, 26 Okt 2026 - 21:39 WIB

Para mahasiswa pelaksana  poto bersama dengan sebagian siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh yang menjadi peserta workshop.(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Senin, 26 Okt 2026 - 21:25 WIB