Sabang Dapat Dana Intensif Sebanyak 59 M Untuk Peningkatan SDM

Sabang, (MA) – Pemerintah Kota (Pemko) Sabang dapatkan Dana Intensif Daerah (DID) sebesar Rp. 59,5 miliar dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkug RI), dana sebanyak itu difokuskan untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom Sabtu (16/11/19) kepada mediaaceh.co.id mengatakan, rencana DID tersebut akan digunakan untuk pembangunan SDM, dalam upaya mendukung sepenuhnya program prioritas Presiden.

“Pemko Sabang sudah duluan melaksanakan, termasuk menekan angka stunting, pendidikan, maka DID Kota Sabang lebih mengarah pada pendidikan dan pembangunan SDM,” kata Wali Kota Nazaruddin.

BACA JUGA...  Disbudpar Aceh Dorong Pelaku Usaha Fesyen untuk Berkembang

Wali Kota menjelaskan, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, menyerahkan DID tersebut dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Transfer ke Daerah dan Dana Desa tahun anggaran 2020 yang diserahkan pada tanggal 14 November 2019 di Jakarta.

Karena DID tersebut merupakan instrumen fisikal berupa penghargaan kepada Pemerintah Daerah, yang memiliki kinerja baik dalam kesehatan fiskal, pengelolaan keuangan daerah dan pelayanan publik.

BACA JUGA...  Pj Bupati Mahyuzar Gelar Rakor dengan BNPB Terkait Banjir di Aceh Utara 

Pemko Sabang mendapat DID terbesar kedua di Provinsi Aceh setelah Kabupaten Aceh Besar yang berada di posisi pertama tertinggi di Aceh, dengan menerima DID senilai Rp.66,4 miliar.

“DID ini sebagai penghargaan, apresiasi dari kementerian terhadap daerah-daerah yang punya inovasi-inovasi yang terbaik berdasarkan penilaian kementerian,” jelas Wali Kota Sabang yang akrab disapa Tgk Agam ini.

BACA JUGA...  Bupati Bireuen Lantik Sejumlah Pejabat Struktural, Dorong Penyegaran dan Peningkatan Kinerja Birokrasi

Ditambahkan, penerimaan dana intensif itu menjadi motivasi Pemko Sabang, untuk meningkatkan pembangunan dan pelayanan publik, jangan terlena dengan penghargaan itu sehingga pembangunan Sabang bisa tertinggal dari daerah lain.

“Menteri Keuangan RI Sri Mulyani menekankan, agar ke depan dipertahankan jangan sampai kita telena dengan DID ini sehingga kita terlambat dalam pembangunan dari daerah lain. Karena DID membuat kami termotivasi lagi membangun untuk kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.(Jalal)