Rupiah “Berdarah-darah” di Saat Mata Uang ASEAN Menguat, Waketum PKN Desak Pemerintah Lakukan Penyelamatan Darurat

Sabtu, 30 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih lanjut, Denny memperingatkan bahwa efek domino dari anjloknya Rupiah ini akan menghantam langsung urat nadi perekonomian nasional hingga ke masyarakat kelas bawah.

Menurutnya, pelemahan ini memicu membengkaknya beban utang luar negeri, meroketnya biaya produksi akibat mahalnya bahan baku impor, serta menciptakan ketidakpastian iklim dunia usaha dan investasi.

BACA JUGA...  Jadi Bank Syari’ah, Gubernur Ingatkan Bank Aceh Jangan Cepat Berpuas Diri

“Di akar rumput, ancaman lonjakan harga kebutuhan pokok sudah di depan mata. Ini akan menjadi mimpi buruk yang siap mengetuk pintu setiap rumah tangga,” tambah Denny.

Melihat kondisi tersebut, Denny mendesak pemerintah untuk bersikap jujur dan transparan kepada publik serta pasar. Ia menyayangkan sikap pemerintah yang kerap memberikan narasi optimisme berlebih di tengah krisis nyata.

BACA JUGA...  Bola Muntah Aceh Jatuh ke Papua, Ada Apa Dengan Aceh?

“Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Pemerintah tidak boleh terus *denial*. Berhentilah berlindung di balik tameng retorika bahwa ‘fundamental ekonomi kita masih kuat’ atau ‘ini hanya sentimen global sesaat’. Menyangkal luka yang sedang berdarah hebat tidak akan menghentikan pendarahannya; itu hanya akan mempercepat kehancuran,” kritik tokoh politik muda ini.

Sebagai penutup, Waketum Pimnas PKN ini menuntut adanya intervensi ekonomi yang nyata dan terukur dari pemangku kebijakan, termasuk Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Utara Terima Rp 13,8 M dari Pihak Ini

Berita Terkait

Illiza Sa’aduddin Djamal Raih PRIWOLA 2026
Ayah Wa Luncurkan ATM Aceh Utara Bangkit di Malam Harlah Samudra Pasai
Ayah Wa Tunjuk Zulfikar Sebagai Direktur Utama PT Bina Usaha
Ayah Wa Serukan Menjaga Amanah Indatu
800 Tahun Samudera Pasai, Ayah Wa: Jika Tak Bisa Lebih Baik, Jangan Kurangi Warisan Indatu
Pidie Jaya Cetak Ratusan Wirausaha Lewat TMT Batch IX 
Aceh Siapkan Payung Hukum Rute Menuju Penang
Ayah Wa Tinjau Kesiapan Anjungan Budaya Jelang Milad Ke-800 Aceh Utara

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 13:48 WIB

Illiza Sa’aduddin Djamal Raih PRIWOLA 2026

Selasa, 8 September 2026 - 15:00 WIB

Ayah Wa Luncurkan ATM Aceh Utara Bangkit di Malam Harlah Samudra Pasai

Senin, 7 September 2026 - 20:31 WIB

Ayah Wa Serukan Menjaga Amanah Indatu

Senin, 7 September 2026 - 20:09 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Ayah Wa: Jika Tak Bisa Lebih Baik, Jangan Kurangi Warisan Indatu

Senin, 7 September 2026 - 19:50 WIB

Pidie Jaya Cetak Ratusan Wirausaha Lewat TMT Batch IX 

Berita Terbaru

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

PEMERINTAHAN

Illiza Sa’aduddin Djamal Raih PRIWOLA 2026

Rabu, 9 Sep 2026 - 13:48 WIB

OLAHRAGA

Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB