Bola Muntah Aceh Jatuh ke Papua, Ada Apa Dengan Aceh?

Senin, 3 Januari 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jamal Yunus, Ketua Forum Ulee Kareng (Mantan Anggota  DPRA 2004-2009.

Jamal Yunus, Ketua Forum Ulee Kareng (Mantan Anggota DPRA 2004-2009.

Banda Aceh, (MA) – Misteri tertundanya pembangunan Jembatan Pango dan Jalan 2 Jalur T. Iskandar, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, mulai diperbincangkan kembali setelah selesainya Rapat Paripurna DPRA dan Pansus 2021.

Salah seorang warga Ulee Kareng Kota Banda Aceh sebut saja Abu (nama disamarkan), Abu merasa kesal karena Jalan dari Ulee Kareng ke Beurawe jika pagi dan sore hari sungguh sangat padat dan rawan kecelakaan. Seingatnya sejak 2005, jalan ini sudah dianggarkan untuk dilebarkan .

Begitu juga jembatan Pango menuju Lampenerut Abes, berulangkali dianggarkan tapi muntah lagi ke daerah lain. Mungkin Papua lebih urgen dari Aceh, atau bagaimana sesungguhnya. Ungkap Abu, di Banda Aceh 3 Januari 2022 pada media ini.

BACA JUGA...  Pulau Tiga Berduka, Sembilan Ruko Dan Beberapa Rumah Hangus Terbakar

Reporter mencoba menghubungi Jamal Yunus Ketua Forum Ulee Kareng (Mantan Anggota DPRA 2004-2009) yang juga Wakil Ketua Komisi A DPRA dan Ketua Badan Pengembangan dan Kajian DPRA pada masa itu, untuk memberi penjelasan.

“Saya tidak paham kenapa ini terjadi, karena memang betul di masa kami ini sudah diprogram sedemikian rupa bahkan telah dianggarkan sejak 2007. Mungkin inilah kepemimpinan sekarang yang tidak memiliki leadership, dan tidak berpihak kepada rakyat,” Ungkap Jamal Yunus.

BACA JUGA...  Kakanwil Kemenkumham Aceh Tinjau Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Tapaktuan

Ia menyebutkan,”dimasa kami, asal yang namanya kepentingan daerah dan masyarakat Aceh tetap saja kita dahulukan. Apalagi ini memang jalan pusat kota, setiap hari tidak sedap dipandang mata. Jalan kota kenapa tidak terurus, atau mungkin suka kalau anggaran kita dialihkan ke daerah lain,” ungkap Jamal.

Secara logika hukum, sudah pasti jika sudah 3 kali dianggarkan tidak dilaksanakan. Maka anggaran tersebut distop, dan dipindahkan ke daerah lain. Jangan salah jika Papua pesat pembangunannya, di sana setiap direncanakan dianggarkan dan dilaksanakan.

BACA JUGA...  Waketum PKN: Utang Luar Negeri Membengkak, Masa Depan Anak Cucu Digadaikan

“Kita di Aceh, sudah ada anggarannya tidak dilaksanakan. Disini saya kira letak persoalan, eksekutif dan legislatif harus mampu menyeimbangi kepentingan rakyat lebih dahulu, ketimbang persoalan pribadi kita masing-masing,” pungkas Jamal Yunus mantan DPRA, di Banda Aceh 3 Januari 2022.

Jamal juga meminta reporter untuk membantu, coba cari tahu kepada para pihak. Yang penting di masa kami, telah kami wujudkan jalan Pango meski hanya sampai jembatan. Karena memang masa Dpra kami habis 2009, harusnya diteruskan oleh DPRA selanjutnya. Tutup Jamal. (Tim).

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat
Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital
Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang
Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 19:41 WIB

Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Ajak Warga Berbusana Santri

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:17 WIB

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB