RSUZA Kini Miliki Rumah Singgah Representatif Bagi Keluarga Pasien

Sabtu, 27 April 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUZA) milik Pemerintah Aceh saat ini, telah memiliki rumah singgah yang representatif bagi keluarga pasien, yang penggunaanya diresmikan oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Kamis 11 April 2019.

Adapun lokasi dari pada rumah singgah ini, berada tepat di belakang Rumah Sakit Umum.dr Zainoel Abidin Banda Aceh.

“Rumah singah ini, memiliki fasilitas 132 tempat tidur (ranjang) dengan rincian, 68 ranjang untuk pria yang berada di lantai dua, dan 64 ranjang untuk perempuan yang berada di lantai satu. Selain itu, juga dilengkapi dengan toilet dan tempat mencuci pakaian bagi keluarga pasien.” 

Plt Gubernur mengatakan, kehadiran rumah singgah untuk keluarga pasien yang sedang menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin ini, telah dinantikan sejak lama oleh masyarakat, khususnya dari luar kota.

BACA JUGA...  Bea Cukai Pemerintah Kota Langsa Terima Kunjungan SoWAT

“Keberadaan dari rumah singgah ini, sangatlah dibutuhkan, terutama bagi masyarakat yang datang dari luar kota, untuk keluarga pasien.”

Ia juga menyebutkan, jika keluarga pasien harus menginap di hotel atau penginapan di Banda Aceh, tentulah agak berat, karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit (mahal).

“Inilah yang menjadi penyebab selama ini, keluarga pasien harus menginap di rumah sakit selama ini. Berdasarkan hal tersebut, Pemerintah Aceh berinisiatif untuk membangun Rumah Singgah yang lokasinya tidak jauh dari RSUZA,” ujar Nova Iriansyah.

Selain itu, nova juga menjelaskan, lokasi dari pada rumah singgah ini, sangat dekat dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) hanya berjarak sekitar 3 menit kalau berjalan kaki menuju RSUZA.

“Dengan lokasi yang sangat dekat ini, tentunya akan memudahkan bagi keluarga untuk mendampingi pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit milik pemerintah Aceh ini. Maka dengan demikian, beban keluarga akan jauh lebih ringan, sehingga pendampingan yang diberikan kepada pasien bisa lebih maksimal,” ungkap Plt Gubernur Aceh ini.

BACA JUGA...  Berpeluang Pertahankan Juara Umum API Awards 2022, Almuniza: Ayo Vote Pariwisata Aceh

Ia juga menegaskan, bahwa fasilitas rumah singgah ini, diprioritaskan kepada keluarga pasien JKA atau BPJS kelas tiga, dimana yang diizinkan menginap disini hanya satu orang untuk setiap keluarga pasien. Sedangkan untuk biaya administrasi, setiap orangnya hanya dikenakan biaya sebesar Rp 15 ribu per hari.

“Biaya yang ditetapkan itu, sangatlah murah, dimana fasilitas yang disediakan cukuplah nyaman. Pasti semua orang yang menginap, akan mampu membayarnya,

“Lagipula penggunaan dana tersebut, akan digunakan untuk pengelolaan dari rumah singgah itu sendiri, jadi bukan untuk mencari keuntungan semata,” tutup Nova Iriansyah.

BACA JUGA...  Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Penjaga Warisan Budaya Masyarakat Adat di Sumba Timur

Sementara itu, Direktur RSUZA Banda Aceh, Dr dr Azharuddin SpOT K-Spine menambahkan, selain melengkapi rumah singgah dengan tempat tidur, kursi, dan loker, pihaknya juga turut menyediakan satu unit mobil untuk operasional.

“Rumah singgah ini akan dikelola seperti hotel, ada check in dan check out, serta berlaku syarat dan ketentuan untuk menjadi penghuni dari rumah singgah dalam jangka waktu tertentu,” katanya.

Azharuddin mengharapkan, dengan adanya fasilitas rumah singgah ini, ke depannya tumpukan keluarga pasien di lantai dan koridor rumah sakit, terlebih lagi di sekitar ICU, dapat berkurang.

Ia juga berharap, ini menjadi layanan unggulan dari JKA Plus. Mohon dukungan dari masyarakat untuk dapat menjaga dan merawat fasilitas ini demi kenyamanan kita bersama,” pungkas Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin ini.  (ADV)

Berita Terkait

Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk
Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur
Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan
100 Hari Penentuan! Ayah Wa Tantang 10 Pejabat Baru Buktikan Kinerja
Lantik 10 Pejabat, Ayah Wa Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah
Mistan Aulia Apresiasi TNI Bangun Jembatan
Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 
Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bella Olivia dan Fahdi Menikah, Perpaduan Adat Jawa-Mandailing Warnai Pesta Anto Genk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:17 WIB

100 Hari Penentuan! Ayah Wa Tantang 10 Pejabat Baru Buktikan Kinerja

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Mistan Aulia Apresiasi TNI Bangun Jembatan

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:30 WIB

Bupati Asel HMW (pakai rompi)  didampingi Sekdakab Diva Samudra Putra dan Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino Lubis menjelaskan tentang penanganan banjir di Trumon, Jumat, (30/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:24 WIB