Usai doa bersama, Plt Ketua SPS Aceh, Muktarrudin Usman, menyampaikan sambutan belasungkawa mewakili keluarga besar SPS Aceh. Dalam suasana penuh haru, ia terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf karena baru pada kesempatan ini dapat hadir untuk bertakziah.
“Pertama-tama kami memohon maaf karena baru hari ini dapat datang bertakziah. Namun yakinlah, doa untuk almarhum tidak pernah terputus dari keluarga besar SPS Aceh sejak kabar duka itu kami terima,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran rombongan bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan wujud ikatan persaudaraan dan kepedulian sesama insan pers yang telah terjalin erat selama ini.
“Di tengah duka ini, kami ingin hadir sebagai keluarga. Semoga kehadiran ini dapat sedikit menguatkan hati keluarga yang ditinggalkan,” tambahnya.
Muktarrudin juga mengingatkan bahwa kematian adalah kepastian yang akan dialami setiap manusia.
“Setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada Allah SWT. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa menyiapkan amal terbaik sebagai bekal menuju kehidupan akhirat,” katanya.
Setelah sambutan Plt Ketua SPS Aceh, Kasmanuddin selaku tuan rumah dan perwakilan keluarga kemudian menyampaikan sambutan balasan. Ia mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas kehadiran serta doa dari keluarga besar SPS Aceh.




