Rehab Bendungan Krueng Pasee Lambat, Terpiadi: Masyarakat Rugi

Selasa, 9 Agustus 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota komisi II DPRK Aceh Utara fraksi Partai Gerindra Terpiadi A. Majid di lokasi Rehabilitasi Bendungan Krueng Pasee.

Anggota komisi II DPRK Aceh Utara fraksi Partai Gerindra Terpiadi A. Majid di lokasi Rehabilitasi Bendungan Krueng Pasee.

ACEH UTARA, MEDIAACEH.CO.ID Selama proyek rehabilitasi bendungan Krueng Pasee yang dikerjakan oleh PT. Rudy Jaya yang beralamat Jl. Gajah Mada No.404 Desa Janti, Kecamatan Tarik, Sidoarjo Jawa Timur, tersebut langsung direspon oleh anggota komisi II DPRK Aceh Utara fraksi Partai Gerindra Terpiadi A. Majid, Senin,(8/8/2022).

Sebut Terpiadi, Rehab bendungan Krueng Pasee yang dikerjakan oleh PT. Rudy Jaya itu dengan nilai kontraknya Rp. 44.800.000.000 (Empar puluh empat milyar delapan ratus juta rupiah), dengan masa kerja 446 hari kalender kerja.” Nilai kontrak tersebut kita lihat seperti yang ditulis di papan informasi proyek yang ada di gudang atau barak para pekerja yang ada di gampong setempat,” ujar Politisi Gerindra ini saat didampingi oleh awak media di lokasi.

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Utara Telah Sampaikan LPPD Tahun 2022 Pada Gubernur Aceh 

Ungkap Terpiadi, masa kontrak rehabilitasi bendungan Krueng Pasee, yang ada di gampong Leubok Tuwe, Kacamata Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara di mulai 10 Oktober 2021 dan berakhir Desember 2022.

Alat berat sedang melakukan pengerjaan di bendungan Kreung Pasee.

“Selama ini kita lihat sistem yang dikerjakan oleh rekan PT. Rudy Jaya ini sepertinya lambat dan kalau kita lihat dari kontraknya hanya menyisakan waktu pekerjaan sekitar 4 bulan lebih lagi, hasil yang baru dikerjakan masih dibawah 50 persen,” ujar anggota komisi II DPRK Aceh Utara yang membidangi pertanian.

BACA JUGA...  Bupati Serahkan Bantuan UEP Dan Alat Bantu Disabilitas

Lanjutnya, akibat lambatnya pekerjaan rehabilitasi bendungan Krueng Pasee imbasnya masyarakat.

“Coba kita lihat sama-sama apa yang dirasakan oleh masyarakat yang ada di 8 Kecamatan Aceh Utara dan 1 kecamatan di Lhokseumawe yang hari ini tidak bisa turun ke sawah selama direhab bendungan tersebut,” ucap Terpiadi.

Berita Terkait

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terbaru

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB

Himbauan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:33 WIB

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB