PW PII Adakan Kajian Islam Bersama Yayasan Islamic Australia.

Rabu, 17 Mei 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | AP – Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh menyelenggarakan Kajian Islam bersama Teuku Chalidin Yacob, yang merupakan Ketua Yayasan Ashabul Kahfi Islamic Center New South Wales, Sydney, Australia, di Aula Iskandar Abdul Jalil, Sekretariat PW PII Aceh, Jalan K H Ahmad Dahlan, Merduati No 1 Banda Aceh, Selasa (16/05/2017).

Kajian Islam mengangkat tema “Optimalisasi Peran Organisasi Islam Dan Kadernya Dalam Gerakan Dakwah Dan Persatuan Ummat di Indonesia Serta Potret Perkembangan Muslim di Australia.

Teuku Chalidin Yacob, yang juga menjadi pemateri pada acara ini juga merupakan penulis buku Muslim Melayu Penemu Australia Potret Muslim Indonesia Di Benua Kangguru, dimana dalam bukunya ini dia meyakini dan memaparkan bukti bukti bahwa orang Melayu atau Makasarlah yang pertama menemukan benua Australia.

BACA JUGA...  Mulyadi: DPRA Serba Salah, Kritis Salah, Diam Juga Salah

Dia mengatakan, dewasa ini umat Islam kelihatanya hidup seperti dinegeri orang, padahal di negara kita mayoritas penganut agama Islam.

“Kenapa yang minoritas sepertinya menguasai keadaan, ini ada apa?, jawabannya ada pada kita sendiri selaku ummat Islam.” ujar Chalidin.

Selanjutnya, Chalidin menegaskan bahwa, umat Islam tidak boleh terjebak pada hal hal khilafiah yang dapat memecahkan persatuan ummat Islam yang pada akhirnya dapat melemahkan syiar Islam itu sendiri.
“Kader Pelajar Islam Indonesia jangan sekali kali terjebak dengan masalah khilafiah, itu bukan urusan kita, ingat kita ini pelajar, ya tugas kita ya belajar,” tegas Chalidin yang pernah menjadi Ketua Umum PB PII periode 1986 – 1989 ini.

BACA JUGA...  Aceh Ditunjuk Sebagai Penyelenggara KNPRBBK Ke-16 Tahun 2024

Mengenai perkembangan Muslim di Australia sekarang, katanya, bahwa umat Islam di Australia bertambah 3 kali lipat ketika waktu beliau mula mula menetap disana 30 tahun silam.

“Muslim Australia dengan tulus segera akan memberikan financialnya baik untuk kegiatan dakwah, program program hari hari besar Islam maupun untuk program charity bagi yang membutuhkannya,” tambahnya.

BACA JUGA...  Kaukus PBA Buka Pendaftaran Kepada Umum

Acara kajian Islam ini selain diikuti oleh para kader muda Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh dan diikuti oleh beberapa kader masa lalu yang sengaja datang untuk melihat atau bertemu langsung dengan Teuku Chalidin Yacob, karena sudah sekian lama tidak berjumpa dan menetap di Sydney Australia. [AS]

Berita Terkait

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Daftar Kesenian Aceh
Ta Marit Bahasa Atjéh
Rapa’i, Serune Kalee dan Suara yang Menjaga Ingatan Budaya Aceh
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers

Minggu, 23 Agustus 2026 - 03:06 WIB

Daftar Kesenian Aceh

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:39 WIB

Ketua PSI Provinsi Aceh, Anwar Tgk. Rabo.

PERISTIWA

PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:34 WIB

KESEHATAN

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:58 WIB

NEWS FEATURE

SLCN Perkuat Kesiapsiagaan Nelayan Hadapi Cuaca

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:46 WIB

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB