Puluhan Paket Kementerian PUPR Senilai Ratusan Miliar di Aceh, Kangkangi Perpres 16 Tahun 2018

Senin, 22 Juli 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- Puluhan paket pekerjaan Rehab Rekon Sarana dan Prasarana sekolah yang tersebar di beberapa kabupaten/kota dalam propinsi Aceh menurut isu yang berkembang, sumber dana berasal dari usulan dana Aspirasi Anggota DPR RI yang dititipkan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), kangkangi aturan.

Anggaran tersebut, diperuntukkan merehab dan membangun sarana dan prasarana sekolah dan madrasah.

Hal ini diungkapkan oleh koordinator dan Sekretaris Lembaga Pemantau Lelang Aceh (LPLA) Nasruddin Bahar dan Delky Nofrizal Qutni kepada media mediaaceh.co.id, Senin 22 Juli 2019.

Menurut LPLA, jika merujuk pada Pasal 20 Ayat 2 Perpres 16 Tahun 2018 tentang larangan menyatukan paket pekerjaan atau memusatkan beberapa paket pekerjaan yang tersebar dibeberapa lokasi atau daerah, yang menurut sifat pekerjaan dan tingkat efesiensinya, seharusnya dilakukan dibeberapa lokasi atau di daerah masing masing.

BACA JUGA...  Bupati Aceh Utara Murka: Petugas Damkar Lalai, Bocah Enam Tahun Tewas Terbakar

Dilarang menyatukan paket pekerjaan pengadaan barang dan jasa yang besaran nilainya seharusnya dilakukan oleh usaha kecil.

“Paket pekerjaan Rehab Rekon Sarana dan Prasarana (Sarpras) sekolah dan madrasah, terindikasi menggabungkan paket pekerjaan dari beberapa kabupaten dan kota yang seharusnya dipaketkan setiap kabupaten kota tapi justru digabungkan beberapa kabupaten kota, sehingga nilai pekerjaan mencapai puluhan milyar. Penggabungan Paket pekerjaan, menyulitkan usaha kecil untuk bersaing,” ungkapnya.

LPLA juga menilai, tender puluhan paket di Kementrian PUPR melalui BP2JK Provinsi Aceh salah prosedur, dan kami minta aparat penegak hukum untuk mengambil langkah langkah hukum sehingga azas transparan dan persaingan sehat bisa dijalankan dengan benar.

BACA JUGA...  KLB Deli Serdang Langgar Aturan dan Mekanisme, Demokrat: Pengadilan Jangan Dipakai untuk Akal-akalan

Pokja/ULP Kementrian PUPR yang disebut dengan BP2JK, sudah melakukan pelanggaran berat dan kami minta pemaketan lelang dilakukan peninjauan kembali. Bagi yang sudah terlanjur ditender, kita minta segera dibatalkan, karena Tender tersebut cacat hukum.

“Jika BP2JK tetap melanjutkan tender paket Rehab rekon Sapras sekolah dan Madrasah tersebut, maka LPLA akan melanjutkan kasus ini melalui PTUN,”kata koordinator LPLA, Nasruddin Bahar.

Sementara itu. Sekretaris LPLA Delky Nofrizal Qutni menjelaskan, Paket yang dinilai bermasalah tersebut diantaranya adalah :

1. Rehab dan Renov Sarpras sekolah Kabupaten Aceh besar, Pidie, Pidie Jaya dan Bireuen, nilai pagu Rp.37.683.198.000.
2. Rehab dan Renov Sarpras sekolah Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur dan Aceh Tamiang, nilai pagu Rp.34.061.002.000.
3. Rehab dan Renov Sarpras Sekolah Kabupaten Bireun, Bener Meriah, Aceh Tengah dan Aceh Tenggara, nilai pagu Rp.41.222.030.000.
4. Rehab dan Renov Sarpras Sekolah Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Kota Subulussalam dan Singkil, nilai pagu Rp.36.995.897.000.
5. Rehab dan Renov Sarpras Madrasah Kabupaten Aceh Besar, Kota Lhoksemawe, Aceh Utara, Bireun, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Tamiang dan Aceh Timur, nilai pagu Rp.29.583.180.000.
6. Rehab dan Renov Sarpras Madrasah Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Kota Subulussalam, Aceh Selatan, Simeulue, nilai pagu Rp.21.709.667.000.
7. Rehab Renov Sarpras Sekolah Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Barat Daya dan Kabupaten Simeulue, nilai pagu Rp.17.489.373.200. (Ahmad Fadil)

BACA JUGA...  Memudahkan, Wali Kota Serahkan 13 Unit Septor Kepada Panglima Laot

 

Berita Terkait

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan
Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter
Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI
BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara
Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga
Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Haili Yoga: Pemuda Garda Terdepan dalam Pembangunan dan Tahapan Pemulihan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Selatan, Wabup Baital: Generasi Penerus Harus Berkarakter

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:06 WIB

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Firdaus Diberhentikan dari Anggota PWI

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:33 WIB

Wakil bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang saat mengikuti pertemuan pemetaan wilayah banjir dan longsor bersama BPBD Aceh Utara.

PEMERINTAHAN

BPBD Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Aceh Utara

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:06 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM

PEMERINTAHAN

Bibit Siklon 98B Ancam Hujan Ekstrem, Ayah Wa Minta Warga Siaga

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:31 WIB