Puluhan Masyarakat Ikut Mendaftar Vaksinasi Merdeka

  • Bagikan
puluhan masyarakat
Warga ikut kegiatan Vaksinasi Merdeka yang digelar di kantor Samsat Lhokseumawe.

 29 total views,  1 views today

Lhokseumawe (MA) Puluhan masyarakat ikut mendaftar pada kegiatan Vaksinasi Merdeka yang digelar di kantor Samsat Lhokseumawe, Kamis (14/10/2021).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH melalui Kasat Lantas Polres Lhokseumawe, AKP Vifa Febriana Sari, SH SIK, MH mengatakan, vaksinasi tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin ikut program vaksinasi gratis.

Menurut Kasat, dalam kegiatan vaksinasi tersebut Satlantas Polres Lhokseumawe bekerjasama dengan tim nakes dari Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe. Kemudian, jumlah warga yang ikut vaksin sebanyak 67 orang dan yang divaksin 62, sedangkan lima orang lainnya masuk dalam daftar tunda.

“Ini adalah bentuk pelayanan yang diberikan Polri khususnya Polres Lhokseumawe kepada masyarakat kita untuk mendapatkan vaksin COVID-19,” pungkasnya.

Kasat Lantas juga mengimbau, kepada semua lapisan warga di wilayah hukum Polres Lhokseumawe untuk mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan Vaksinasi Nasional dan mempercepat terbentuknya kekebalan komunal atau herd immunity.

“Kita mengajak masyarakat, menjaga diri dan keluarga dengan cara ikut program vaksinasi. Jangan ragu, vaksin ini aman dan halal,” pinta AKP Vifa Febriana Sari.

Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr. Taqwallah M.Kes., mengapresiasi para guru dan kepala sekolah yang telah bekerja keras menyukseskan vaksinasi covid-19 tahap pertama bagi siswa.

Taqwallah berharap cakupan vaksinasi tahap 2 nantinya, sama baik dengan vaksinasi tahap pertama. “Jangan sampai cakupan vaksinasi tahap 2 lebih rendah. Ingatkan dan bawa anak-anak untuk kembali suntik vaksin 28 hari setelah vaksin tahap 1,” kata Sekda saat memberikan arahan kepada para guru di seluruh Aceh melalui media zoom, langsung dari SMA Negeri 1 Aceh Singkil.

Sekda mengajak para guru, terutama guru kelas untuk terus memberikan pemahaman kepada para siswa dan wali murid tentang pentingnya vaksinasi covid-19 bagi kesehatan dan keselamatan siswa. Sekda yakin, jika ada beberapa siswa belum suntik vaksin, adalah karena mereka belum memahami pentingnya vaksinasi covid-19.

“Yang ada bukan tidak mau, tapi belum mau. Tugas kita adalah memberi pemahaman kepada siswa dan wali murid tentang pentingnya vaksin ini,” kata Sekda.

Jika diperlukan lanjut Taqwallah, datangi rumah-rumah siswa untuk memberikan pemahaman kepada wali murid.

Sekda meyakini vaksinasi covid-19 bagi masyarakat Aceh, terutama siswa akan sukses. Apalagi orang tua di Aceh punya sejarah menyukseskan vaksinasi massal melawan wabah cacar. “Orang tua kita punya sejarah besar. Ada KLB (kejadian luar biasa) cacar, bahkan menyebabkan kecatatatan pada mata,” kata Sekda. [Laporan: Radhiah]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...