PT. PGE-PEMA Siap Eksplorasi Panas Bumi Seulawah Agam

Sabtu, 14 Desember 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Aceh, Safrizal menerima rombongan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), Jum'at, 13 Desember 2024. Foto: Ist

Pj Gubernur Aceh, Safrizal menerima rombongan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), Jum'at, 13 Desember 2024. Foto: Ist

JANTHO (MA) – PT. PGE (Pertamina Geothermal Energy) Tbk menyatakan kesiapan melaksanakan pengeboran panas bumi di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Seulawah Agam, Aceh Besar bersama PT Pembangunan Aceh (PEMA).

“Langkah strategis ini diharapkan bisa menjadi pembuka jalan bagi berdirinya pembangkit listrik panas bumi pertama di Aceh,” kata Manager Corporate Communication & Stakeholder Management PT Pertamina Geothermal, Muhammad Taufik, dalam rilis pers, Jum’at, 13 Desember 2024.

WKP Seulawah Agam memiliki potensi energi panas bumi hingga 320 MW berdasarkan survei geosains awal. PGE, bersama PT Pembangunan Aceh (PEMA), telah menyelesaikan berbagai tahapan awal untuk pengembangan proyek, termasuk survei geosains pada 2017-2019, pemetaan geohazard pada 2020-2021, serta pembaruan model konseptual pada 2022-2024.

“Hal ini menjadi dasar teknis yang kuat untuk melanjutkan ke tahap pengeboran eksplorasi di tiga lokasi,” ujarnya.

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE Edwil Suzandi menambahkan, PGE berkomitmen untuk memastikan keberhasilan proyek Seulawah Agam.

BACA JUGA...  Hasil Survei LP3ES Elektabilitas Partai Demokrat Pada Angka 11,2%

“Kami percaya proyek ini tidak hanya akan memberikan manfaat dari sisi energi, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui peluang kerja dan peningkatan ekonomi lokal,” sebutnya.

Saat ini, proyek berada dalam tahap persiapan akuisisi lahan. Pengeboran direncanakan akan dimulai pada tahun 2025. Lokasi pengeboran di sekitar Gunung Seulawah Agam dirancang dapat diakses melalui jalur jalan untuk mendukung kelancaran logistik dan operasional.

Direktur Utama PGE Julfi Hadi menyatakan,  pihaknya sangat antusias untuk mengembangkan potensi panas bumi di Aceh, salah satu provinsi yang memiliki potensi energi panas bumi yang cukup besar, tetapi belum dimanfaatkan.

“Kami berharap PGE bisa membangun pembangkit listrik panas bumi pertama untuk Aceh di Seulawah Agam ini, sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan energi hijau di Tanah Air,” katanya.

Proyek panas bumi Seulawah Agam menjadi salah satu proyek prioritas PGE dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk memanfaatkan energi terbarukan. Selain itu, proyek ini selaras dengan misi PGE untuk berkontribusi pada pencapaian target net zero emission sekaligus mendorong swasembada energi nasional.

BACA JUGA...  Tanah Wakaf Blang Padang, Bukan Aset Negara atau Pemerintah

“Kami sangat menghargai dukungan penuh dari Pemerintah Aceh dan berbagai pihak terkait. Sinergi antar-lembaga dan dukungan masyarakat sangat penting untuk memastikan keberhasilan proyek ini. Kami akan terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat setempat dalam setiap tahap pengembangan proyek ini,” tambah Edwil Suzandi.

Pj Gubernur Safrizal menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan energi ramah lingkungan ini, seraya mengingatkan pentingnya sinergi antar-lembaga dan keterlibatan masyarakat sekitar.

“Proyek pengembangan panas bumi di Seulawah Agam adalah bagian penting dari upaya memanfaatkan potensi sumber daya alam untuk pembangunan berkelanjutan,” sebut Safrizal.

Lebih lanjut, Pemerintah Aceh berkomitmen mendukung langkah-langkah strategi dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Tentang PT Pertamina Geothermal Energy Tbk.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi panas bumi.

BACA JUGA...  Perkuat Ekspor Ikan di Aceh, PEMA Trading Ikan dengan Perusahaan Jepang

Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang sebesar 1.877,5 MW, terbagi 672,5 MW yang dioperasikan dan dikelola langsung oleh PGE dan 1.205 MW dikelola dengan skema Kontrak Operasi Bersama. Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sekitar 80% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar sekitar 9,7 juta ton CO2 per tahun.

Sebagai world class green energy company, PGE ingin menciptakan nilai dengan memaksimalkan pengelolaan end-to-end potensi panas bumi beserta produk turunannya serta berpartisipasi dalam agenda dekarbonasi nasional dan global untuk menunjang Indonesia net zero emission 2060. PGE memiliki kredensial ESG yang sangat baik dengan 16 penghargaan PROPER Emas sejak 2011 sampai 2023 dalam penghargaan kepatuhan lingkungan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Peringkat & Keterlibatan ESG. (r)

Berita Terkait

Faisal Rizal Hasan Minta Mualem-Dek Fadh Evaluasi Penempatan Taqwallah
Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat
Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital
Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang
Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Faisal Rizal Hasan Minta Mualem-Dek Fadh Evaluasi Penempatan Taqwallah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Berita Terbaru

OLAHRAGA

Fachrurrazi Ditetapkan Sebagai Ketua KSMI Kota Langsa 

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:26 WIB