Tiga Kota Wuhan tidak lagi terlalu tangguh di laga tandang, namun perlu dicatat bahwa selama hampir setahun, pelatih Ricardo Rodriguez dan murid-muridnya tidak pernah kalah dalam 2 pertandingan tandang berturut-turut di kejuaraan nasional dan sebagian besar setelah kekalahan tersebut adalah . .. menang.
Selain itu, satu-satunya pertandingan tandang musim ini yang berperingkat lebih tinggi seperti berikutnya, Tiga Kota Wuhan menang atas Nantong Zhiyun, tim yang berada di peringkat terbawah dan tertinggal 3 poin di Pantai Barat Qingdao.
Pertandingan terakhir Qingdao West Coast pada 8/11 memiliki tidak kurang dari 3 situasi di mana jaring bergetar, sebagian besar disebabkan oleh gol dari kedua belah pihak. Tiga Kota Wuhan juga bukan tim yang pandai bertahan.
Buktinya mereka belum mencatatkan clean sheet pada laga tandang musim ini di kejuaraan nasional. Sebaliknya, Wuhan tidak sekalipun terjerumus ke dalam situasi kegagalan yang menyebabkan 6/7 pertandingan berakhir dengan lebih dari 2 gol.
Qingdao Youth Island tidak ingin mengulangi hasil terakhir mereka di sini setelah kekalahan 7-0 di Liga Super di pertandingan sebelumnya melawan Chengdu Rongcheng.
Pada pertandingan tersebut, Qingdao Youth Island memiliki 44% penguasaan bola dan 3 tembakan ke gawang dengan 0 diantaranya tepat sasaran. Chengdu Rongcheng melepaskan 19 tembakan ke gawang dengan 8 di antaranya tepat sasaran. Wei Shihao (11′, 90′) dan Elkeson (51′, 69′) mencetak gol untuk Chengdu Rongcheng.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















