Timnas U-23 Malaysia datang ke Kualifikasi Asia U-23 2026 dengan kekhawatiran akan performa mereka belakangan ini. Setelah tersingkir dari babak penyisihan grup Kejuaraan Asia Tenggara U-23, anak asuh Nafuzi Zain baru saja menelan dua kekalahan beruntun dengan skor minimal 0-1 melawan U-23 Singapura dan U-23 Kuwait dalam dua laga persahabatan terakhir. Meskipun memiliki sejumlah pemain yang cepat dan berteknik tinggi di lini serang seperti Aiman Denmark dan Fergus Tierney, efektivitas tembakan terakhir timnas U-23 Malaysia tetap menjadi perhatian di turnamen ini.
Di sisi lain, timnas U-23 Lebanon jarang berpartisipasi dalam Kejuaraan Asia U-23 dalam beberapa tahun terakhir. Namun, timnas Asia Barat menunjukkan persiapan yang serius menjelang kualifikasi Kejuaraan AFC U-23 2026. Khususnya, U-23 Lebanon telah melakoni 4 laga persahabatan melawan U-23 Suriah dan U-23 Palestina sebelum bertolak ke Thailand dengan tekad untuk berpartisipasi dalam putaran final Kejuaraan AFC U-23 yang akan berlangsung tahun depan.
Stabilitas masih menjadi kelemahan Lebanon U-23, di mana mereka bisa menang dan kalah dari lawan-lawan mereka seperti Suriah U-23 dan Palestina U-23 dengan relatif mudah. Namun, Malaysia U-23 menunjukkan ketidakstabilan yang lebih besar ketika bermain sangat buruk dalam beberapa pertandingan persahabatan terakhir. Oleh karena itu, menaruh kepercayaan pada Lebanon U-23 yang tahu cara menang akan lebih masuk akal di pertandingan mendatang.(red)




