Dengan kembalinya Calhanoglu dan Dumfries, kreativitas serta kecepatan serangan di sisi sayap diprediksi akan meningkat.
Olympiakos dikenal sebagai tim yang solid secara taktikal dan memiliki lini depan berbahaya. Laga ini akan menjadi ujian nyata bagi Chivu untuk menguji keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
Bagi Inter, hasil akhir mungkin tidak sepenting progres yang dicapai dalam hal organisasi tim. Jika lini belakang bisa tampil lebih disiplin sambil mempertahankan produktivitas serangan, Chivu akan semakin optimistis menatap musim baru Serie A.
Nerazzurri menjalani periode persiapan musim panas yang ‘tidak biasa’ untuk musim 2025-26. Hal ini terutama disebabkan oleh keterlibatan mereka dalam Piala Dunia Antarklub FIFA yang baru.
Tim asuhan Cristian Chivu memainkan empat pertandingan kompetitif di AS sebelum tersingkir dari turnamen tersebut. Dalam hal pertandingan persahabatan antarklub, pelatih asal Rumania ini baru memimpin dua pertandingan sejauh ini.
Pada 8 Agustus, Lautaro Martinez dan Ange-Yoan Bonny mencetak gol dalam kemenangan 2-1 melawan Monaco di Stade Louis II. Tiga hari kemudian, Inter mengalahkan Monza melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2.
Sementara itu, sang juara Yunani akan memainkan pertandingan persahabatan antarklub kedelapan mereka pada hari Sabtu. Sejauh ini, tim asuhan José Luis Mendilibar telah mengalahkan semua lawan mereka kecuali Heerenveen dan Napoli.





