Grup A diisi oleh PSM Makassar (Indonesia), BG Pathum United (Thailand), Terengganu (Malaysia), Dong A Thanh Hoa (Vietnam), serta Preah Khan Reach Svay Rieng (Kamboja), dan Shan United (Myanmar).
Berikutnya Grup B berisikan Borneo Samarinda (Indonesia), Buriram United (Thailand), Kuala Lumpur City (Malaysia), Cong An Ha Noi (Vietnam), Kaya—Iloilo (Filipina), serta Lion City Sailor (Singapura).
Format ACC 2024/2025 bisa dikatakan cukup mirip dengan gelaran Piala AFF 2022 lalu. Pasalnya fase penyisihan dimainkan dengan format single-round robin (berjumpa tim lain di grup yang sama) dengan skema kandang-tandang. Dengan begitu, tak ada laga 2 leg untuk lawan yang sama di babak penyisihan.
Misalnya PSM Makassar akan menjamu BG Pathum United di matchday 1. Alhasil, PSM tak akan menjalani laga leg 2 di markas BG Pathum. Pun misalnya Borneo yang akan bertandang ke Kuala Lumpur City di matchday 2. Dipastikan, Borneo tak akan gantian menjamu KL City.
Uniknya, setiap tim di ACC 2024 kali ini memiliki jatah 5 laga penyisihan. Angka ganjil itu memungkinkan setiap tim untuk mendapatkan alokasi berbeda soal jumlah laga kandang dan tandang.
Misalnya, PSM Makassar di Grup A. Juku Eja di fase penyisihan dijadwalkan punya kesempatan 3 kali menjadi tuan rumah dan 2 kali menjadi tim tamu. Lain halnya dengan Borneo di Grup B yang punya 2 jatah home dan 3 away.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















