Bayern tentu tak ingin menutup musim 2023/2024 tanpa trofi juara. Terakhir kali Die Roten berakhiri musim kompetisi tanpa trofi terjadi pada 2011/2012 silam.
“Kami perlu menunjukkan energi dan semangat tinggi, seperti di pertandingan pertama. Lalu dengan kualitas di tim ini, kami tentu sanggup mengalahkan siapapun. Faktor penting lain adalah dukungan suporter di Allianz Arena,” kata pemain Bayern, Aleksandar Pavlović, dikutip dari laman resmi klub.
Di sisi lain, Arsenal menyongsong laga kali ini dengan bekal kurang ideal. Akhir pekan lalu The Gunners kehilangan posisi puncak klasemen Liga Inggris (EPL), usai kalah dari Aston Villa. Kini Arsenal turun ke peringkat 2 (71 poin), tertinggal dari pemuncak tabel Manchester City (73 poin).
Tekad kebangkitan kini digaungkan oleh kubu Arsenal. Mereka menyadari pihak Bayern tidak dalam kondisi terbaik pada musim ini. The Gunners berambisi merebut tiket semifinal UCL untuk pertama kali sejak musim 2008/2009 silam.
“Kami tentu sangat kecewa karena kalah di pertandingan besar, namun sekarang kami harus bereaksi. Reaksi itu harus kami tunjukkan di Liga Champions melawan Bayern, sehingga kami harus benar-benar siap,” ungkap Declan Rice usai kekalahan dari Aston Villa.




