Ia meminta seluruh prajurit untuk menjadi solusi, menjaga kepercayaan rakyat, serta memperkuat soliditas internal satuan.
Selain itu, Brigjen TNI Ali Imran menekankan pentingnya modernisasi dan adaptasi teknologi dalam menghadapi tantangan pertahanan masa depan.
Menurutnya, prajurit TNI dituntut semakin cerdas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta terus meningkatkan kemampuan profesionalisme demi menjaga kedaulatan NKRI.
Di akhir sambutannya, Danrem menitipkan pesan tentang pentingnya menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi.
“Jaga kesehatan, jangan cederai nama baik satuan, diri sendiri, dan keluarga. Berbuatlah yang terbaik dengan tulus dan ikhlas. Berpikirlah dengan prinsip, bekerjalah dengan hati, niatkan sebagai ibadah, serta tetap fokus menjaga soliditas kesatuan,” pungkasnya.
Suasana syukuran semakin hangat ketika pimpinan BSI Lhokseumawe bersama staf memberikan kejutan berupa ucapan selamat ulang tahun dan nasi tumpeng kepada jajaran Korem 011/Lilawangsa.
Nasi tumpeng tersebut kemudian diserahkan secara simbolis kepada perwakilan prajurit TNI dan pegawai negeri sipil (PNS) Korem sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan.
Enam puluh empat tahun perjalanan Korem 011/Lilawangsa bukan hanya tentang usia pengabdian, melainkan catatan panjang loyalitas prajurit kepada rakyat.




