Pj Wali Kota: Ternyata Tidak Hanya Wisata dan Perikanan, Pertanian Juga Menjanjikan di Sabang

Selasa, 9 Mei 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Wali Kota Sabang didampingi Kadis Pertanian dan Perkebunan beserta stafnya Camat Sukamakmeu melihat langsung kebun cabai dan durian milik Faisal di Gampong Batee Shoek.

Pj Wali Kota Sabang didampingi Kadis Pertanian dan Perkebunan beserta stafnya Camat Sukamakmeu melihat langsung kebun cabai dan durian milik Faisal di Gampong Batee Shoek.

SABANG (MA) Tidak hanya bersumber dari potensi wisata dan hasil tangkapan ikan nelayan dan penyedia jasa, perekonomian Kota Sabang juga di dukung dari hasil pertanian dan perkebunan yang menjanjikan, seperti cengkeh, cokelat, pinang, serta hasil perkebunan dan pangan lainnya.

Pj Wali Kota Sabang Reza Fahlevi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Sabang akan terus mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan, untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan menyejahterakan masyarakat, khususnya para petani di Pulau Weh.

“Salah satu upaya kita adalah dengan turun langsung meninjau ke kebun-kebun masyarakat petani. Seperti kemarin, kita turun ke lapangan, di beberapa lokasi untuk menyerap masukan dan aspirasi para petani, apa kendala, juga apa yang dibutuhkan petani saat ini,” kata Reza Fahlevi, di Sabang, Selasa (09/05/2023) di Sabang.

Reza menjelaskan, hal ini dilakukan agar, pemerintah khususnya Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang bisa mengetahui lebih jauh, terkait kondisi pertanian maupun perkebunan di Kota Sabang.

BACA JUGA...  Hina Mahasiswa 'Monyet', Gema Kosgoro Desak Waka BGN Dicopot

“Jadi ke depan kita bisa lebih fokus pada komoditi yang memiliki potensi besar dan nilai ekonomi tinggi,” ujarnya.

Dalam peninjauan yang dilakukan Senin sore kemarin bersama Dinas Pertanian dan Pangan serta Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sabang Saifuddin, Pj Wali Kota Sabang berinteraksi dengan pengumpul hasil pertanian yang berlokasi di Paya Seunara dan meninjau langsung kebun milik petani Sabang, di Cot Maha Raja, Batee Shok, yang merupakan binaan KTNA Sabang.

“Dari situ kita mendapatkan masukan dan gambaran terkait kondisi hasil pertanian saat ini. Informasi seperti itu sangat kita butuhkan untuk menentukan kebijakan ke depan, terkait pembangunan pertanian dan perkebunan, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Kota Sabang,” jelasnya.

Pj Wali Kota Sabang berharap, dengan terus bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Pangan serta KTNA Kota Sabang, upaya-upaya pembinaan, peningkatan kualitas produk pertanian, dan pengembangan komoditi unggulan, dapat terus dilakukan.

BACA JUGA...  Pelaksanaan Upacara HUT TNI AL Ke 72 Lanal Sabang Meriah

“Kita juga harus fokus ke beberapa komoditi Sabang. Tapi yang jelas, Sabang punya potensi besar, walaupun luas lahannya tidak seluas daerah lain. Jadi dengan kapasitas yang kecil ini, kita kembangkan langkah yang paling tepat bersama-sama,” terangnya.

Sementara itu, Ketua KTNA Sabang Saifuddin berharap ke depan, pasar lebih mapan, dan produk hasil panen masyarakat petani di Kota Sabang bisa di jual dengan harga maksimal.

Ia juga berharap pemerintah kota, provinsi maupun pemerintah pusat, dapat melakukan pembinaan, agar daerah memiliki produksi langsung dari hasil panen.

“Alangkah baiknya, kita ada produk yang di produksi langsung, dan dipasarkan dalam Kota. Misalnya olahan, apakah di buat tepung atau difungsikan menjadi pewarna, sehingga hasil produksi petani Sabang bisa kita pasarkan di tingkat lokal kota kita sendiri, tidak mesti kita bawa keluar daerah,” tuturnya.

Dia menambahkan, sejauh ini pihaknya bersama Dinas Pertanian Dan Pangan Kota Sabang telah melakukan berbagai pendampingan terhadap para petani. Sehingga hasil produksi selama ini cukup membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di Kota Sabang, meskipun 80 persen kebutuhan pangan masih dipasok dari luar Sabang.

BACA JUGA...  Bangunan Milik Kemenku RI C.Q Kanwil Aceh di Sabang Dibiarkan Hancur dan Jadi Rumah Hantu

Sementara salah seorang penampung hasil pertanian di Kota Sabang Munar mengatakan, dirinya terus menampung hasil pertanian masyarakat Sabang, meskipun terkendala pemasaran khususnya komoditi pinang yang kini sedang anjlok.

Pun demikian tambahnya, agar petani bisa memanen kan hasil pertanian khususnya komoditi pinang diri masih juga menampung walau sekarang belum tau kemana akan dijual, mengingat pasaran lagi sepi. Karena kasihan petani tidak tau mau jual kemana pinangnya.

Sedang komoditi lainnya seperti cengkeh, Nilam dan lainnya kini harga sangat menguntungkan petani misalnya cengkeh harga perkilonya mencapai Rp. 115 ribu hingga Rp. 120 ribu sementara pinang kini menurun tajam hanya bisa ditampung dengan harga Rp. 4.000 perkilogram., jelasnya. (Jalaluddin Zky).

Berita Terkait

Koperasi Merah Putih Disorot, Panitia Beri Klarifikasi Soal Jadwal dan Honor
Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 
Forkopimda Aceh Selatan Ziarah 
Gandeng LPPI, Bank Aceh Tancap Gas
M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 
RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung
Ayah Wa: Mari Rawat Perdamaian Aceh dan Titipkan dalam Doa
Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Koperasi Merah Putih Disorot, Panitia Beri Klarifikasi Soal Jadwal dan Honor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Forkopimda Aceh Selatan Ziarah 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:18 WIB

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Berita Terbaru

Para siswa-siswi menyemarakkan HUT RI Ke-81 tahun 2026 dengan beragam penampilan pakaian di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu, (15/8).

PEMERINTAHAN

Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 17:14 WIB

Buati Asel H. Mirwan MS (HMW) menyiram salah satu pusara dalam komplek makam  Panglimo Rajo di Padang Keululum Ganpong Sapik, (15/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Forkopimda Aceh Selatan Ziarah 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:31 WIB

NANGGROE

21 Tahun Damai, Komunitas GDA Gelar Kirab Aceh 

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:21 WIB