“Tentu saja melalui peran aktif semua stakeholder terkait, termasuk peran dan kontribusi dari lembaga BRA Aceh Utara,” ungkapnya.
Mahyuzar berharap kerja sama dan komunikasi Ketua BRA dapat semakin terjalin dengan baik dan berjalan dua arah, BRA dengan jajaran Pemerintah Daerah, dan kiranya dapat semakin dimantapkan guna mengoptimalkan pengabdian kepada masyarakat, khususnya bagi keberlanjutan akselerasi pembangunan daerah ke depan.
Mahyuzar juga mengharapkan BRA dapat semakin berkiprah aktif dan memberikan dukungan moril program-program pembangunan daerah secara objektif, berimbang, dan bertanggungjawab. “Saya percaya, dengan komitmen dan konsistensi keluarga besar BRA, maka dipastikan akan semakin mendorong pembangunan Aceh Utara, khususnya dalam kerja-kerja sosial bagi para mantan GAM dan korban konflik yang ada di daerah ini.
Prosesi pengukuhan dan pelantikan Ketua BRA Aceh Utara turut disaksikan oleh para pejabat Forkopimda, sejumlah Kepala SKPK terkait, para Camat, pimpinan Komite Peralihan Aceh (KPA), dan sejumlah tokoh masyarakat.
Pada kesempatan itu.
Pj Bupati Mahyuzar juga menyampaikan terimakasih kepada Ketua BRA sebelumnya yang telah melaksanakan tugas pengabdian dengan penuh dedikasi. Kata dia, berakhirnya periode tugas bukan berarti berakhirnya semangat pengabdian. “Mohon lanjutkan kiprah saudara-saudara dengan terus memberikan dukungan guna kebaikan dan kemajuan lembaga maupun masyarakat.




