Pikiran Rakyat dan MEDIA ACEH Kolaborasi Bangun Balai Desa Pascabencana di Aceh Tamiang

Pimpinan Umum Pikiran Rakyat, Januar P. Ruswita, mengatakan kepedulian Pikiran Rakyat terhadap Aceh bukanlah hal baru. Hubungan emosional tersebut telah terjalin sejak bencana gempa dan tsunami 2004. Saat itu, Pikiran Rakyat menggalang donasi dari para pembacanya di berbagai daerah sebagai bentuk solidaritas untuk membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh.

BACA JUGA...  Prediksi Exeter vs Crawley, League One 29 Desember 2024

“Dana yang kami salurkan saat itu merupakan amanah dari para pembaca Pikiran Rakyat. Nilainya mencapai belasan miliar rupiah dan dimanfaatkan untuk membangun sekolah serta berbagai fasilitas umum lainnya sebagai bagian dari pemulihan Aceh pasca tsunami. Kami bersyukur amanah itu dapat direalisasikan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat Aceh,” ujar Januar.

BACA JUGA...  SIFC 2018 di Sabang: Bebas Miras, Narkoba Hingga Kehidupan Malam

Menurut Januar, semangat kemanusiaan tersebut terus dijaga hingga kini. Ketika Aceh kembali dilanda bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor yang mulai melanda sejumlah wilayah sejak 27 November 2025, Yayasan Pikiran Rakyat kembali mengambil inisiatif membantu masyarakat yang terdampak.

Berbeda dengan program bantuan pasca tsunami 2004, pada program penanganan dampak banjir di Aceh Tamiang kali ini Yayasan Pikiran Rakyat menggandeng Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh dan PT Atjeh Media Group (MEDIA ACEH) sebagai mitra lokal untuk mengawal seluruh tahapan pelaksanaan program, mulai dari koordinasi, perencanaan, hingga pembangunan.