Persoalan PDAM Jadi Prioritas Utama Komisi II DPRK Banda Aceh

Selasa, 5 November 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (MA)- Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, menggelar rapat perdana dengan mitra kerja dewan. Rapat tersebut, dipimpin oleh Ketua komisi II Aiyub Bukhari.

Adapun agenda yang dibahas dalam rapat tersebut adalah, terkait dengan program kerja kedepan antara kepala SKPK selaku mitra kerja komisi II DPRK Banda Aceh menjelang pengesahan APBK tahun anggaran 2020.

Hal itu disampaikan Ramza Harli selaku Sekretaris Komisi II, disela sela rapat perdana yang berlangsung di ruang rapat lantai tiga gedung DPRK Banda Aceh, Senin 4 November 2019.

Menurut Ramza, program kedepan komisi II akan fokus terhadap persoalan PDAM. Oleh karena itu, kita meminta kepada Direktur utama (Dirut) PDAM agar serius menyelesaikan persoalan pendistribusian air bersih yang masih banyak dikeluhkan warga Kota Banda Aceh.

“Persoalan air bersih ini, harus benar benar tuntas pada akhir tahun 2019. Sedangkan waktu yang tersisa hanya tinggal 2 (dua) bulan lagi. Hal tersebut, sesuai dengan janji Wali Kota Banda Aceh,” ungkap Ramza.

BACA JUGA...  Eks Geuchik Cot Kafiraton Klarifikasi Tudingan, Tegaskan Pengelolaan BUMG Sesuai Aturan

Selain itu, Ia juga mengatakan, sebagai pengusung pasangan Amin-Zainal, kami merasa bertanggungjawab terhadap keberhasilan kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, dan kami akan terus memantau dan mengawasi kinerja PDAM dalam kurun waktu kedepan ini.

Sekretaris Komisi II ini, juga menyampaikan persoalan tentang pengentasan kemiskinan, serta program pemberdayaan ekonomi melalui mitra kerja dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, termasuk juga membahas program mengatasi pengangguran yang dilaksanakan.oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Banda Aceh.

Kepada media mediaaceh.co.id, Ramza Harli yang juga Politisi dari Partai Gerindra ini, juga menceritakan tentang keinginannya untuk dapat membantu dan mendorong Wali Kota mensuskseskan program pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJM, sisa masa kerja pemerintahan Amin-Zainal yang hanya tinggal dua tahun setengah lagi.

BACA JUGA...  Jadup Tahap II Disalurkan, Ayah Wa Pastikan Tak Ada Korban Banjir Terlewatkan

Oleh karena itu, dirinya sangat berkeinginan, berbagai program pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat dapat terealisasi sesuai dengan harapan. Sebagai anggota legislatif, saya tidak ingin hanya terpaku dengan fungsi pengawasaan, legislasi, dan budgeting saja.

“Dengan amanah yang telah diberikan oleh masyarakat di periode kedua ini, saya ingin berbuat lebih agar harapan masyarakat terutama menyangkut dengan hak hak dasar mereka dapat terpenuhi,” tuturnya.

Ramza menyampaikan rasa senangnya karena bisa duduk di komisi II ini, karena komisi II bermitra dengan dinas yang bersangkutan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat. Namun ada yang paling menarik nantinya, seraya terus mengulang cerita tentang PDAM.

“Setelah mendapatkan tugas di komisi II pada periode kedua ini, hari ini merupakan rapat perdana dengan mitra-mitra komisi II yang salah satu diantaranya adalah PDAM. Maka kedepannya, saya ingin mempelajari lebih mendalam persoalan air bersih. Penjelasan dari Dirut PDAM yang agak pesimis dengan penyelesaian persoalan air bersih, membuat saya semakin penasaran dengan pernyataan tersebut,” imbuhnya.

BACA JUGA...  Diantar se-Ribuan Pendukung, Maimul Mahdi dan Nurzahri Berani Tampil Tanpa Dukungan Partai

Lebih lanjut, Ramzah juga mengungkapkan rasa penasarannya dengan pernyataan Dirut PDAM tersebut, maka tidak dapat saya bayangkan jika seandainya persoalan air bersih ini juga tidak ada solusinya hingga kedepan nanti. Walau bagaimanapun juga, persoalan air bersih merupakan persoalan yang menyangkut hajat hidup orang banyak, dan semua pihak berharap persoalan ini benar-benar dapat teratasi.

“Diakhir wawancaranya, Ramza Harli bertekad di periode kedua ini, akan fokus membantu pemerintah dalam mendorong percepatan penyelesaian masalah air bersih di Kota Banda Aceh,” demikian tutupnya. (Ahmad Fadil)

Berita Terkait

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP
Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Rabu, 16 September 2026 - 07:37 WIB

Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Selasa, 15 September 2026 - 13:10 WIB

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 September 2026 - 17:19 WIB

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Berita Terbaru

FEATURE

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:30 WIB

Kondisi jalan di Aceh Selatan saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut pada Rabu, (16/9).

PERISTIWA

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:33 WIB

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar.

NANGGROE

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:19 WIB

Prosesi pelantikan Rahmatsyah, ST sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bengi oleh Bupati Bener Meriah oleh H. Ir. Tagore AB.

PARLEMENTARIA

Rahmatsyah Resmi Dilantik

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:12 WIB

Lettu (CPM) Surianto sedang memberikan pengarahan dalam rangka penertiban kendaraan dinas militer di Halaman Makodim 0107/Aceh Selatan, Rabu, (16/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

Kodim 0107/Asel Tertibkan Pemakaian Kendaraan 

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:30 WIB