Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas

Senin, 17 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Dalam persoalan MoU dan UUPA, Pak Jusuf Kalla juga harus bertanggung jawab karena beliau terlibat jauh dalam proses perundingan damai antara RI dan GAM. Jangan sampai ketika muncul persoalan, kemudian tanggung jawab dilempar kepada pimpinan GAM,” ujarnya.

Faisal menilai pernyataan yang menyalahkan Wali Nanggroe maupun Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) sebagai penyebab kekecewaan masyarakat kurang tepat.

BACA JUGA...  YARA Kecam Oknum PLN Yang Menagih Iuran Listrik Pada Korban Kebakaran

Terlebih, kata dia, Pemerintahan Aceh di bawah kepemimpinan Mualem dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh) baru berjalan sekitar sembilan bulan ketika Aceh menghadapi bencana banjir besar yang melanda berbagai wilayah.

“Kalau Pak Jusuf Kalla menyalahkan pimpinan GAM, Mualem atau Wali Nanggroe, menurut saya kurang tepat. Pemerintahan Mualem-Dek Fadh baru berjalan sekitar sembilan bulan, kemudian Aceh dilanda musibah banjir yang sangat besar,” katanya.

BACA JUGA...  Heboh "Rumah Ibadah" di Areal Tambang PT. PSU

Menurut Faisal, kondisi tersebut membuat Pemerintah Aceh harus memusatkan perhatian pada penanganan dan pemulihan pascabencana di 18 kabupaten/kota yang terdampak.

Di sisi lain, ia menilai proses pemulihan dan pembangunan kembali sejumlah wilayah terdampak bencana hingga kini masih menghadapi berbagai persoalan.

“Pemerintah Aceh fokus pada pemulihan di 18 kabupaten/kota. Sementara sampai saat ini pemulihan dan pembangunan huntap serta infrastruktur belum maksimal. Belum lagi persoalan pangan masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.

BACA JUGA...  Pertemuan Panas, Komisi III DPRK Aceh Selatan Usir Manejemen PT. ASN

Berita Terkait

Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB